Denda Tilang Capai Rp 586 Juta

135
KORBAN PERTAMA: Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan pada 1 Januari 2015 dinihari di Jalan Tepungsari Temanggung dan menyebabkan pengemudinya tewas. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
KORBAN PERTAMA: Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan pada 1 Januari 2015 dinihari di Jalan Tepungsari Temanggung dan menyebabkan pengemudinya tewas. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)
KORBAN PERTAMA: Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan pada 1 Januari 2015 dinihari di Jalan Tepungsari Temanggung dan menyebabkan pengemudinya tewas. (ISSATUL HANI’AH/RADAR KEDU)

TEMANGGUNG- Angka pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Temanggung sepanjang 2014 mengalami penurunan 7,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara jumlah denda dilaporkan tahun ini kurang lebih sebesar Rp 586 juta.

Jumlah pelanggaran pada 2014 sebesar 15.941 pelanggaran, sedangkan tahun sebelumnya adalah sebanyak 14.718 pelanggaran. “Pelanggaran ini banyak dilakukan oleh pengendara karena mengemudi tanpa dilengkapi surat-surat kelengkapan seperti SIM, juga berada di jalur yang tidak sesui aturan. Meski begitu, ini menjadi perhatian kami karena 2014 lalu angka pelanggaran turun,” kata Kapolres Temanggung AKBP Dwi Indra Maulana.

Penurunan angka pelanggaran, menurutnya, mencerminkan kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap peraturan, meski tetap banyak dilakukan. Terlebih operasi zebra yang dilakukan beberapa waktu lalu, efektif memberi pembelajaran kepada masyarakat.

Penurunan angka pelanggaran juga diimbangi dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 14 persen. Yaitu pada 2014 terjadi sebanyak 353 kejadian sedangkan pada 2013 terdapat 414 kejadian.

Dari angka peristiwa kecelakaan, sebanyak 312 kasus berhasil diselesaikan. Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan tetap di angka 12 orang. Sementara luka berat tahun 2014 sebanyak 27 orang dan luka ringan 471. Sementara untuk kerugian materi selama 2014 ditaksir mencapai Rp 260 juta. (mg3/ton)