Awas, Nyamuk Kebal Pestisida

206

KAJEN- Penggunaan pestisida untuk mencegah gigitan nyamuk perlahan mulai tidak efektif. Sebab dewasa ini ada indikasi nyamuk menjadi kebal akibat terbiasa mendapat “serangan” obat anti nyamuk seperti yang biasa beredar di pasaran.

Hal itu diungkapkan Kasie Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Suwondo terkait bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk. “Saat ini masih musim penghujan, sehingga di udara yang lembab tersebut nyamuk mudah sekali berkembang biak,” terangnya, kemarin.

Suwondo memaparkan, kebal pestisida yang dimiliki nyamuk merupakan proses alami. Sebab nyamuk mempunyai sistem pertahanan diri, semacam kekebalan tubuh yang menyesuaikan dengan zat yang menyerangnya. “Memang seperti itu, lama-kelamaan pemakaian pestisida, nyamuk ini akan kebal. Pertama mungkin langsung mati, tapi kemudian nyamuk semacam punya alat untuk mempertahankan diri, sehingga kebal dengan pestisida,” jelasnya.

Sehingga, ketika terkena serangan pestisida untuk kesekian kalinya, nyamuk tidak langsung mati melainkan hanya pingsan. Setelah beberapa saat dia kembali lagi. “Jika tidak dibawa semut atau serangga lain. Nyamuk akan kembali terbang lagi. Dia hanya pingsan. Ini sama seperti hama tanaman, lama kelamaan dosis penggunaan pestisida harus ditambah, karena ukuran semula sudah tidak mempan,” timpalnya. Oleh karena itu, pemakaian pestisida harus terkontrol. Sebab, kata Suwondo, terkadang masyarakat terlalu berlebihan dalam penggunaan pestisida.

Selain penggunaan pestisida, guna pencegahan terhadap perkembangbiakan nyamuk, bisa dilakukan dengan langkah 3M. Yakni menguras, menutup dan mengubur tempat penampungan air. Masyarakat juga bisa memasukkan ikan ke dalam bak penampungan air. Dengan tujuan ikan tersebut akan memangsa jentik nyamuk.

Selain itu bisa juga dilakukan dengan menanam tanaman pengusir nyamuk, seperti rosela dan lavender. “Tanaman itu hanya mengusir, tidak membunuh. Namun bisa sekaligus menambah keindahan ruangan. Tempatkanlah di rumah tiga atau empat bunga tersebut,” ungkapnya. (hil/ric)