SIAP DIMUSNAHKAN: Ratusan botol miras dari berbagai jenis dan merek diamankan dari 11 titik. (DOK/RASE)
SIAP DIMUSNAHKAN: Ratusan botol miras dari berbagai jenis dan merek diamankan dari 11 titik. (DOK/RASE)
SIAP DIMUSNAHKAN: Ratusan botol miras dari berbagai jenis dan merek diamankan dari 11 titik. (DOK/RASE)

SALATIGA — Jajaran Polres Salatiga berhasil mengamankan minuman keras (miras) berbagai macam merek, Selasa malam (30/14). Dari operasi cipta kondisi tersebut tercatat Kecamatan Sidorejo menjadi tempat jual-beli miras tertinggi di Salatiga.

Dari keterangan kepolisian, petugas berhasil menyita 138 botol minuman kemasan berbagai jenis merek, Gentong Tuwak 6 jeriken, 66 botol tuwak dan 59 liter ciu yang didapat dari 11 penjual yang tersebar di beberapa titik.

Menurut Wakapolres Salatiga Kompol Iwan Irmawan, operasi ini untuk mencegah terjadinya aksi pesta mabuk-mabukan yang biasa dilakukan oleh pemuda-pemudi saat merayakan malam pergantian tahun. Selain itu juga untuk mengantisipasi keributan akibat pengaruh alkohol. ”Operasi cipta kondisi tadi malam atas perintah dari Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hariwibowo. Menargetkan beberapa penjual minuman keras yang tersebar di Salatiga,” tuturnya.

Terkait pengamanan lalu lintas saat perayaan tahun baru, Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hariwibowo mengatakan, tiga truk memang sengaja disediakan untuk mengangkut warga yang menyaksikan acara musik di Lapangan Pancasila, supaya area tersebut steril dari kendaraan bermotor. ”Mulai dari depan Gereja Paulus Miki sudah ditutup. Daerah-daerah clearent harus bebas kendaraan. Warga yang datang dari luar Salatiga, wajib memarkir kendaraannya di kantong-kantong yang telah disediakan. Dan masuk dengan menggunakan truk polres. Cara itu efektif mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat perayaan tahun baru,” terangnya. (mg14/zal/ce1)