Foto head shot: (Nurchamim/Rase)
Foto head shot: (Nurchamim/Rase)
Foto head shot: (Nurchamim/Rase)

SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang memutuskan untuk merekrut pelatih ke enam mereka untuk menangani tim musim ini. Dialah Sumardi Widodo yang ditugasi untuk memoles fisik anak-anak PSIS selama melakoni kompetisi Divisi Utama 2015 mendatang.

Sumardi menjadi pelatih keenam setelah sebelumnya PSIS juga telah resmi merekrut M Dofir sebagai pelatih utama dan Ahmad Heldi sebagai asisten serta mempertahankan tiga pelatih PSIS musim lalu, Eko Riyadi, Dwi ‘Londo’ Setiawan dan juga Budi Cipto.

“Manajemen tentunya memberikan apresiasi yang besar untuk pak Sumardi karena kesediaan beliau untuk bergabung dengan PSIS. Ya harapanya tentu beliau bisa ikut berkontribusi untuk kemajuan tim selama kompetisi besok,” terang Manajer tim PSIS, Adi Saputro.

Disinggung mengenai jumlah tim pelatih yang saat ini tergolong ‘gemuk’, Adi optimis justru hal itu akan semakin menambah kekuatan tim Mahesa Jenar dalam mengarungi kompetisi kasta kedua musim ini.“Untuk tiga pelatih sebelumnya memang bagian dari tanggung jawab manajemen, dan secarta prestasi mereka sebenarnya layak untuk dipertahankan. Namun dengan banyaknya tim pelatih kami berharap PSIS semakin kuat musim ini,” sambung Adi.

Nama Sumardi Widodo sendiri sebenarnya bukan nama baru bagi PSIS. Pria yang juga berprofesi sebagai dosen Universitas Diponegoro (Undip) itu juga pernah bergabung sebagai pelatih fisik PSIS musim 2010/2011 silam.

Terakhir, lelaki kelahiran 19 Juli 1967 itu musim kemarin tercatat sebagai pelatih fisik Persi Pekalongan yang juga berlaga di kompetisi Divisi Utama,”Sebagai pelatih yang besar di sepak bola Semarang tentu menjadi kebanggan tersendiri bisa bergabung bersama PSIS,” katanya.

Di singgung mengenai program, pelatih dengan lisensi C AFC itu saat ini belum bisa menggenjot anak-anak PSIS dengan rogram latihan fisik mengingat saat ini tim Mahesa Jenar sedang masuk dalamm tahapan seleksi emain.“Apalagi jadwal mulainya kompetisi juga belum jelas. Tapi kalau nanti tim sudah terbentuk namun jadwal kompetisi belum keluar, tetap saya akan memberikan program fisik terutama untuk endurance,” bebernya.

Memasuki kompetisi mendatang, ihaknya berharap kondisi fisik Fauzan Fajri dkk sudah masuk dalam angka 80 persen,”Jadi peak performance-nya kami harap ada di tengah-tengah kompetisi. Makanya saat ini saya juga harus menunggu jadwal kometisi dan harus kmunikasi dengan tim pelatih duru untuk menyamakan program,” pungkasnya. (bas/zal)