KONSISTENSI – Konsistensi Natasha Debby dkk dibutuhkan untuk mewujudkan ambisi menyapu bersih kemenangan di Seri II WNBL Surabaya mendatang. (BASKORO/RASE)
KONSISTENSI – Konsistensi Natasha Debby dkk dibutuhkan untuk mewujudkan ambisi menyapu bersih kemenangan di Seri II WNBL Surabaya mendatang. (BASKORO/RASE)
KONSISTENSI – Konsistensi Natasha Debby dkk dibutuhkan untuk mewujudkan ambisi menyapu bersih kemenangan di Seri II WNBL Surabaya mendatang. (BASKORO/RASE)

SEMARANG – Tim basket putri Sahabat Wisma Sehati Semarang dituntut untuk menjaga konsistensi mereka menyusul penampilan impresif di seri pertama Women’s National Basketball League (WNBL) lalu.

Dari tiga laga yang dilakoni, Natasha Debby dkk berhasil menyapu bersih semua laga. Pertama, mereka mengalahkan Sritex Dragon Solo dengan 85-47. Selanjutnya, giliran Merah Putih Predators yang menjadi korban dengan 58-82.
Di laga terakhir, tim besutan Xaverius Wiwid menumbangkan tim kuat Tomang Sakti Jakarta dengan 82-67. Satu hal yang menjadi catatan, produktivitas Sahabat cukup baik. Tiap pertandingan mereka mencetak angka di atas 80.

”Ini adalah tim terbaik dari semua musim WNBL berlangsung. Namun, seri kedua di Surabaya makin berat dan karena itu dibutuhkan konsistensi pemain. Terutama untuk menjaga riteme ermainan,” tutur Wiwid.

Pada laga pertama di Surabaya nanti, Natasha Debby cs langsung menghadapi tuan rumah Surabaya Emdee fever. Tim asuhan Wellyanto Pribadi memang menjadi favorit musim ini. Kembalinya Gabriel Sophia, Mega Nanda, dan Yunita Sugianto ke Fever membawa perubahan di permainan tim itu.

Musim lalu, ketiganya dilarang memperkuat klub selama satu musim. Wiwid tetap yakin tim besutannya bisa mengambil poin dari lawanny itu. ”Sapu bersih di seri Jakarta lalu memang bukan jaminan akan mudah di Surabaya nanti. Tentunya, rival telah mempelajari permainan kami dan sebaliknya,” tutur mantan pelatih tim basket putri PON Jateng itu.

Namun, kemenangan beruntun itu menjadi motivasi tersendiri bagi skuad arahannya melakoni seri II. Pada latihan rutin yang dijalani, Wiwid menitik beratkan pada akurasi tembakan dan pertahanan. Diakuinya, dari sisi agresivitas, timnya cukup bagus. Namun, dalam basket pertahanan juga menjadi kunci kemenangan. (bas/zal)