UNGARAN- Ada 10 tempat keramaian pada malam pergantian tahun di Kabupaten Semarang yang rawan terjadi keributan dan kriminalitas. Belum lagi dikhawatirkan ada aksi konvoi ular-ularan kendaraan bermotor dan balap liar yang mengganggu arus lalulintas. Sehingga perlu pengawasan ketat oleh petugas keamanan. Polisi juga akan membubarkan aksi konvoi dan balap liar kendaraan bermotor.

Lokasi yang bakal ramai dikunjungan warga hingga ribuan orang itu di alun-alun Bung Karno Ungaran, Terminal Sisemut, Alun-Alun Lama Ungaran, Gedong Songo, Umbul Sidomukti, Bandungan, Holywood Bandungan, Pemandian Senjoyo, Kopeng, dan Lapangan Pangsar Jenderal Sudirman Ambarawa. Bupati Semarang, Mundjirin dan pejabat Muspida Kabupaten Semarang juga bakal menghadiri pesta pergantian tahun, Rabu (31/12) petang di Alun-Alun Bung Karno Ungaran.

Kepala Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang Purbatinhadi mengatakan, ada 10 titik keramaian yang bakal dipadati masyarakat di malam pergantian di Kabupaten Semarang. Di perkirakan masih banyak lagi titik keramaian lainnya yang bakal dikunjungan warga. “Kami menghimbau agar masyarakat tidak melakukan eforia berlebihan. Misalnya dengan menggelar pesta minuman keras atau pesta narkoba. Lebih baik melakukan kegiatan positif untuk menyambut tahun yang baru,” kata Purbatinhadi, Selasa (30/12) kemarin.

Sementara itu Kabag Ops Polres Semarang AKP Dax Emmanuelle Samson Manuputy menjelaskan, kepolisian telah mensiagakan 780 personil untuk pengamanan malam pergantian tahun. Sebab banyak masyarakat yang bakal mendatangi sejumlah titik keramaian. Pihaknya juga akan melakukan pengawasan di sejumlah titik yang kerap digunakan balap liar dan konvoi kendaraan bermotor. Termasuk lokasi yang akan menggelar pesta kembang api. “Baru ada 4 lokasi yang mengajukan izin untuk merayakan pesta pergantian tahun dengan penyalaan kembang api. Yakni di Alun-Alun Bung Karno Ungaran, Rawa Pening Ambarawa, Umbul Sidomukti, dan Susan Spa. Kegiatan tersebut sudah diizinkan, jika kami ketahui ada kegiatan dan tanpa izin maka akan kami hentikan penyalaan kembang apinya. Kami juga melarang aksi konvoi kendaraan dan balap liar, jika kami ketahui ada yang melakukan akan kami bubarkan,” tutur Kabagops.

Satlantas Polres Semarang juga melakukan rekayasa arus lalulintas untuk menghindari kemacetan di malam pergantian tahun baru. Seperti penutupan akses masuk jalan tol dari jalan utama Ungaran Bawen. Serta penutupan persimpangan Lemah Abang Bandungan, sebab akses menuju Bandungan hanya bisa dari Ambarawa. Sedangkan Lemah Abang digunakan untuk keluar dari Bandungan. (tyo/zal)