PAPARKAN PERSOALAN : Para pembicara dalam acara Kupas Tuntas yang dihelat Forgana di Hotel Amantis, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
PAPARKAN PERSOALAN : Para pembicara dalam acara Kupas Tuntas yang dihelat Forgana di Hotel Amantis, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
PAPARKAN PERSOALAN : Para pembicara dalam acara Kupas Tuntas yang dihelat Forgana di Hotel Amantis, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK- Forum Keluarga Nahdliyyin (Forgana) mendorong tegaknya supremasi hukum di Demak. Dengan demikian, kondisi Kota Wali ke depan bisa lebih baik lagi. Demikian disampaikan Ketua Forgana Ahmad Mahfudz di sela acara Kupas Tuntas Kilas Balik Pemerintahan Demak yang berlangsung di Hotel Amantis, kemarin.

Hadir dalam acara ini, Asisten I Pemerintahan Setda Demak, AN Wahyudi, tokoh masyarakat Anwar Said, Ketua Ombudsman Jateng Ahmad Zaid, serta perwakilan dari Polres dan Kodim 0716 Demak. Mahfudz mengatakan, selain penegakan hukum, aparat perlu memprioritaskan upaya pencegahan, termasuk masalah korupsi.

Menurutnya, dorongan penegakan supremasi hukum ini diperlukan sebagai refleksi atau muhasabah di akhir tahun 2014 ini. “Akhir tahun ini, kalau yang pengusaha sudah hitung-hitungan keuntungan proyek yang dikerjakan dari dana APBD. Kalau kita hitung utang angsuran,” kata Mahfudz didampingi Sekretarisnya Ahmad Gufron sembari tersenyum di hadapan hadirin.

Karena itu, untuk Demak yang lebih baik lagi, maka Pemkab Demak didorong supaya meningkatkan pelayanan pada masyarakat serta mengambil kebijakan yang pro rakyat kecil. Asisten I Pemerintahan, AN Wahyudi mengatakan, Pemkab Demak sejauh ini telah bekerja keras dan maksimal dalam memajukan wilayah. Pembangunan infrastruktur jalan dengan sistem betonisasi telah mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat. “Berbagai prestasi kita peroleh. Bahkan, berbagai penghargaan dari pemerintah pusat pun kita dapat,” katanya. (hib/ric)