DILARANG MENDEKAT: Sebuah koper misterius yang ditemukan di lorong rumah warga Dusun Krajan Desa Muntung Kecamatan Candiroto Temanggung yang diduga berisi bom. (ISSatul hani’ah/radar kedu)
DILARANG MENDEKAT: Sebuah koper misterius yang ditemukan di lorong rumah warga Dusun Krajan Desa Muntung Kecamatan Candiroto Temanggung yang diduga berisi bom. (ISSatul hani’ah/radar kedu)
DILARANG MENDEKAT: Sebuah koper misterius yang ditemukan di lorong rumah warga Dusun Krajan Desa Muntung Kecamatan Candiroto Temanggung yang diduga berisi bom. (ISSatul hani’ah/radar kedu)

TEMANGGUNG- Sebuah tas koper warna hitam menggegerkan warga Dusun Krajan RT 01 RW 02 Desa Muntung, Kecamatan Candiroto, Temanggung, Selasa (30/12). Koper tersebut ditemukan di lorong antara bangunan rumah milik Hartono dan warung milik Bupami. Warga menduga koper tersebut berisi bom.

Mengetahui keberadaan koper asing tersebut, warga langsung menghubungi ketua RT setempat. Selanjutnya ketua RT melapor ke polisi.

Sito Resmi, 23, saksi mata mengatakan, kira-kira jam 08.00, ia diberitahu saudaranya yang akan pergi ke warung bahwa ada koper misterius. Ketika ditanyakan ke tetangga sekitar, tak ada yang merasa memiliki koper tersebut.

“Begitu melihat ada benda asing, tas itu di lorong, dia jadi panik. Apalagi setelah warga lain melarang agar siapapun mendekat. Takutnya itu tas isinya malah bom,” terang Sito.

Naryono, 52, warga Dusun Krajan juga meminta kepada siapa saja agar tidak mendekati tas tersebut. “Tentu saja takut, kalau isinya bom dan tiba-tiba meledak. Soalnya itu tas tiba-tiba ada dan nggak tahu siapa yang punya,” katanya.

Pihak kepolisian dan tim Gegana yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi koper tersebut. Dengan hati-hati, mereka membuka tas tersebut. Ternyata koper hanya berisi pakaian, buku, alat tulis, alat salat hingga pakaian dalam. Diduga pemiliknya adalah perempuan mengingat terdapat foto seorang perempuan dalam sebuah pigura ukuran 4R.

Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Suharto mengapresiasi masyarakat yang melapor adanya barang mencurigakan tersebut. Meski ternyata tas berisi barang yang tidak membahayakan, tapi langkah warga sudah tepat. ”Hal ini juga perlu kami tindaklanjuti karena warga dibuat resah. Kami memberanikan diri untuk membukanya,” terangnya.

Suharto juga mengaku curiga benda tersebut milik seorang perempuan yang sering berkeliling di daerah tersebut. Berdasarkan pengakuan warga, ada seorang perempuan gila sering mondar-mandir di kawasan tersebut. (mg3/ton)