BARUSARI – Praktik judi toto gelap (togel) seperti tak ada habisnya. Pemberantasan perjudian terus dilakukan, tapi penjualan togel masih saja marak. Kali ini, seorang pengecer Sudiyarto, 38, warga Karanganyar Gunung, Candisari, Semarang, ditangkap aparat Reskrim Polrestabes Semarang. Tersangka dibekuk saat melakukan transaksi penjualan togel di rumahnya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, pihaknya akan terus memberantas praktik perjudian apa pun jenisnya. Tak terkecuali judi togel.
”Kami mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya praktik penjualan togel. Setelah kami cek, ternyata benar. Saat itu, tersangka sedang menjual kupon togel,” katanya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (30/12).

Polisi pun langsung melakukan penggerebekan. Tersangka Sudiyarto tak bisa berkutik saat tertangkap tangan dengan sejumlah barang bukti uang Rp 250 ribu, satu unit handphone, tiga lembar kertas pasangan dan karbon, satu buku tafsir mimpi, serta dua bendel kertas kosong. ”Tersangka telah menjalankan praktik penjualan togel sejak beberapa bulan terakhir,” ujarnya.

Tersangka Sudiyarto mengaku menjual togel untuk menambah penghasilan. ”Pembelinya tetangga sendiri, nilai taruhannya berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 10 ribu,” katanya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijebloskan ke sel tahanan Mapolrestabes Semarang. (amu/aro/ce1)