30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Bantuan Pemkab Tak Turun

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

 KEARIFAN : Warga melakukan gotong royong membangun rumah milik korban tanah longsor di Majaksingi Kecamatan Borobudur, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

KEARIFAN : Warga melakukan gotong royong membangun rumah milik korban tanah longsor di Majaksingi Kecamatan Borobudur, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID– Bantuan pemerintah Kabupaten Magelang tak kunjung diberikan kepada korban tanah longsor di Dusun Butuh Kulon Desa Majaksingi Kecamatan Borobudur. Akibatnya warga terpaksa merelokasi rumah korban secara swadaya.

Pantuan koran ini, sejumlah warga dibantu anggota TNI dan Polri mulai memungut sisa-sisa bagian rumah yang bisa digunakan. Sebagian mulai membangun fondasi di tanah milik keluarga korban.

Sebelumnya diberitakan, rumah milik Hadi Prayitno, 40 dan Tarwiyatno, 35, rusak parah akibat tebing di bawahnya longsor. Fondasi bangunan hilang terbawa material longsor. Karena tidak bisa ditempati, tujuh warga terpaksa tinggal di kandang sapi. Makan dan tidur juga di dalam kandang.

Yanto, 43, salah satu warga mengatakan telah bekerja bakti selama dua hari terakhir. Semua sepakat memindahkan rumah milik korban ke lokasi lebih aman.

Selama gotong royong, semua warga terlibat secara swadaya. Ada juga yang menyediakan konsumsi secara sukarela. “Kalau bantuan belum ada,” tuturnya.

Camat Borobudur Nanda Cahyadi mengatakan bantuan yang dikirim baru sebatas logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Sekarang sudah direlokasi secara swadaya oleh warga dibantu TNI/Polri,” katanya.

Relokasi dilakukan tak jauh dari rumah asalnya. “Tanahnya milik saudaranya (korban),” ungkap Nanda.

Bangunan yang digunakan untuk menyusun rumah tersebut berasal dari sisa-sisa material yang masih ada. “Untuk bantuan renovasinya baru kami usulkan ke Pemkab,” kata dia. Selain itu, pihaknya juga sedang mengupayakan pemberian bantuan lain dari CSR perusahaan.

Selama sepekan kemarin di kawasan Borobudur terjadi longsor di 17 titik. Kebanyakan longsor terjadi di jalan desa. “Kebanyakan di Giri Tengah dan Desa Majaksingi,” kata Nanda.

Kapolres Magelang AKBP Rifky telah meninjau lokasi longsor. Sejumlah anggotanya sudah dikerahkan untuk membantu relokasi rumah tersebut. “Sudah kami perintahkan untuk membantu warga. Semoga segera tertangani,” papar dia.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang menyayangkan sikap Pemkab Magelang tidak segera memberikan bantuan kepada korban tanah longsor tersebut. Sehingga warga harus merelokasi dua rumah tersebut secara swadaya. “Dalam keadaan darurat saya melihat BPBD juga tidak segera turun tangan memberikan bantuan darurat,” ungkapnya.

Meski saat ini sudah memasuki akhir tahun dan penggunaan anggaran disetop, ia berharap BPBD tetap bergerak mengatasi bencana secara cepat. “Bisa menggunakan anggaran tak tersangka,” kata Yogyo. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Harga Belum Rilis, Inden PCX Ramai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Antusiasme masyarakat Jateng terhadap produk baru dari Honda, All New PCX 150 bisa dibilang sangat tinggi. Bagaimana tidak, walaupun harga motor...

Paksakan Proyek atas Perintah Kepala Disdik

MANYARAN - Penunjukan panitia proyek pengerjaan dan pengadaan alat praktik peraga Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal 2012 sengaja dipaksakan meski waktunya mepet....

Pernah Digusur Satpol Hingga Dilanda Banjir

Setu Utomo, Kembangkan Bisnis Warung Kopi dan Sushi Setu Utomo jatuh bangun dalam menekuni bisnis kuliner. Ia menyatukan kuliner khas Jepang, sushi, dengan minuman asli...

Muda tapi Loyo

­Tanya dr Andi: Saya berumur 32 tahun, tapi Mr P saya sudah kurang maksimal, kurang keras dan tidak bisa memuaskan istri.  Apakah ini karena kecapekan...

More Articles Like This

- Advertisement -