2015, Pasar Elektronik Diprediksi Tumbuh

166

SEMARANG – Nilai dolar yang terus mengalami fluktuasi akan mempengaruhi produk elektronik built-up dari prinsipal luar negeri. Praktis, pelaku industri dalam negeri akan menaikkan harga lantaran 60 persen komponen elektronik masih bergantung pada suplai impor.

Hal itu dikatakan praktisi bisnis ritel elektronik Gouw Andy Siswanto dalam pameran tematik ke-21HomeTech 2014 yang berakhir Selasa (30/12) di area parkir Superstore Global Elektronik Jalan Pandanaran 102 Semarang. “Tahun ini ekonomi Indonesia terkait dengan valuta asing masih fluktuasi. Bahkan bulan ini kurs dolar Amerika sempat menyentuh Rp13.000/dolar,” ungkap Managing Director Superstore Global Elektronik Semarang, itu.

Fenomena kurs itu dibenarkan Branch Manager PT Sharp Electronics Indonesia Anton Fatoni. Menurutnya, saat ini Indonesia merupakan pasar terpenting Sharp Corporation Jepang di kawasan Asia-Pasific. Karena itu, Sharp akan terus mengikuti tren produk, karakter, sekaligus keinginan konsumen elektronik demi mempertahankan pangsa pasar yang sudah dikuasai.

“Hingga kini pangsa pasar flat panel TV di Indonesia terbilang tumbuh pesat. Sharp berusaha menguasai pasar ini 20-30 persen. Ya, Indonesia memang menjadi pusat pengembangan produk TV canggih,” ujarnya.

Hal itu dibuktikan dengan animo masyarakat dalam berbelanja pada Pameran HomeTech 2014 kemarin. Tidak sedikit konsumen yang mengganti perangkat elektronik seperti audio-video, home appliances, serta small appliances yang baru pada momen pengantian tahun ini.

Terlebih ketika manajemen memperpanjang harga pameran hingga Kamis (15/1/2015), dengan penawaran menarik dan program penjualan yang sama ketika pameran berlangsung. “Manfaatkan kesempatan perpanjangan harga pameran ini untuk mendapatkan harga sebelum naik, selisih harga naik dan harga pameran terpaut 20 persen lebih murah,” kata Andy.

Pada pameran HomeTech 2014, Sharp bukan saja memberikan penawaran harga yang lebih terjangkau, juga meluncurkan beberapa TV LED terbaru. Sebut saja TV flat panel LED Aquos Quattron sebgai tren 2015, untuk jenis ini Sharp memiliki banyak keunggulan seperti memiliki 4 warna dasar, garansi 3 tahun. “Karena itu flat panel TV Sharp jenis ini telah terjual lebih dari 35 juta unit,” kata Anton.

Selain itu, Year End Exclusive Promo Sony TV 4K Jepang juga menawarkan harga spesial. Untuk ukuran 70 inci, televisi yang dilengkapi triluminos dengan long duct speaker ini hanya dibanderol Rp 8.999.000, gratis home theater tipe HT-M77 ditambah DVD player tipe BDP-S7200 Rp 2.099.000. Sementara ukuran 65 inci, gratis DVD player tipe BDV-N9200 seharga Rp 7.999.000 plus cashback Rp 15.000.000.

Sedangkan ukuran 55 inci, pembeli berhak mendapatkan cashback Rp 20.000.000. Serta yang ukuran 49 inci, cashback Rp 13.000.000. Masing-masing gratis home theater tipe BDV-E4100 seharga Rp 4.210.000.

“Dapatkan juga voucher diskon Rp 30.000.000 untuk pembelian TV 4K Picture Perfection 85-inci tipe X9500B. Penawaran tanpa syarat ini hanya berlaku sampai 15 Januari 2015,” kata Branch Manager PT Sony Indonesia Faisal Fazrian. (mg16/zal)