BARANG HARAM : Sejumlah barang bukti 1.221 botol minuman keras hasil razia dalam rangka Operasi Lilin Candi 2014 diamankan di Mapolres batang. Razia akan terus dilakukan hingga 2 Januari 2015 mendatang. (mahfudz alimin/radar semarang)
BARANG HARAM : Sejumlah barang bukti 1.221 botol minuman keras hasil razia dalam rangka Operasi Lilin Candi 2014 diamankan di Mapolres batang. Razia akan terus dilakukan hingga 2 Januari 2015 mendatang. (mahfudz alimin/radar semarang)
BARANG HARAM : Sejumlah barang bukti 1.221 botol minuman keras hasil razia dalam rangka Operasi Lilin Candi 2014 diamankan di Mapolres batang. Razia akan terus dilakukan hingga 2 Januari 2015 mendatang. (mahfudz alimin/radar semarang)

BATANG- Dalam Operasi Lilin Candi 2014 yang berlangsung sejak Rabu (24/12) lalu, Polres Batang berhasil menyita 1.221 botol minuman keras (miras) dari berbagai merk, miras palsu serta oplosan.

Kasat Sabhara Polres Batang, AKP Sukono, mengungkapkan sitaan barang bukti miras tersebut dari razia yang dilakukan dalam rangka Operasi Lilin Candi 2014 yang direncanakan akan terus dilakukan hingga 2 Januari mendatang. Dan dari barang bukti tersebut, kata Sukono, paling banyak dari tempat-tempat hiburan yang tersebar di Kabupaten Batang. “Warung remang-remang serta tempat-tempat karaoke yang paling banyak diperoleh. Terlebih sekarang banyak warung-warung di sebagian komplek hiburan di Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Ia melanjutkan Operasi Lilin Candi 2014 tersebut dilakukan sebagai cipta kondisi dalam menghadapi Hari Raya Natal serta mengurangi terjadinya tindak kejahatan di pergantian tahun 2015. Selain itu untuk memberikan pengertian kepada masyarakat terkait bahaya miras. “Dari sejumlah barang bukti, ada beberapa miras oplosan dengan kadar alkohol sangat tinggi yang jelas sangat membahayakan. Ini yang harus digarisbawahi, karena akhir-akhir ini marak,” tambahnya.

Sementara Kapolres Batang, AKBP Widi atmoko, mengatakan akan melakukan razia-razia serupa secara berkelanjutan. Terkait pidana yang dijatuhkan kepada para pelaku, akan dijatuhi hukuman Tindak Pidana Ringan. “Untuk pelaku kami jatuhi hukuman tipiring. Namun demikian harapannya ada efek jera, apalagi menjelang tahun baru,” kata Kapolres. (mg12/ric)