SEMANGAT: Para pemain seleksi saat unjuk kemampuan di Stadion Jatidiri, sore kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
 SEMANGAT: Para pemain seleksi saat unjuk kemampuan di Stadion Jatidiri, sore kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMANGAT: Para pemain seleksi saat unjuk kemampuan di Stadion Jatidiri, sore kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Seleksi umum PSIS hari pertama yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang sore (26/12) kemarin masih dihiasi oleh muka-muka lama yang sebelumnya pernah berkostum PSIS maupun pemain-pemain yang sebelumnya juga pernah mencoba peruntungan untuk bergabung.

Sebut saja nama-nama emain belakang seperti Abdul Latief, Achmad Taufik, Rengga Setiawan, Tri Setyo, M Arifin dan Ilham Asdat. Kemudian di tengah sore kemarin muncul pemain-pemain seleksi seperti Rizky ‘Ozil’ Julian, Ribut serta penjaga gawang gaek M Yasir.

Seleksi umum hari pertama kemarin belum ada nama-nama baru yang sebenarnya diharapkan M Dofir untuk bisa mencuri perhatian tim pelatih Mahesa Jenar yang nantinya bisa diproyeksikan untuk merumput di Stadion Jatidiri Semarang. “Belum ada muka-muka baru, meski sebenarnya muka-muka lama seperti Rizky secara kemamuan saya kira bisa untuk level Divisi Utama. Namun kami masih terus lihat dulu kemampuan mereka,” kata M Dofir.

Di seleksi umum kemarin total 43 emain yang mencoba perungtungan. Jumlah tersebut ditambah 37 pemain yang berasal dari 25 klub anggota yang sebelumnya telah didapatkan tim pelatih PSIS melalui seleksi di Stadion Citarum.

Dofir di Stadion Jatidiri kemarin justru member acungan jempol kepada pemain-pemain yang berasal dari 25 klub dimana 37 emain yang ada sebagian mampu menunjukkan kualitasnya lebih dari pelamar umum yang datang. “Makanya kami beri acungan jempol untuk pemain-pemain Semarang. Mereka memiliki potensi yang cukup bagus dan itulah mengapa mereka akan kami pertahankan dulu jumlahnya sebanyak 37 pemain itu,” beber Dofir.

Sementara satu emain asing keturunan Indnesia – Belanda, Muchammad Yos Krisna Sonneveld sore kemarin memenuhi janjinya untuk memerlihatkan kemampuannya. Hanya saja, Dofir mengaku penampilan pemain berusia 20 tahun tersebut masih belum sesuai dengan apa yang diharapkannya sebagai pemain asing. ”Kalau dilihat secara kemampuan saya rasa dia masih jauh dari harapan,” sambungnya.

Dari 43 pemain seleksi umum sore kemarin mantan arsitek Berlian Rajawali Semarang itu langsung melakukan pencoretan pemain. Di sisa waktu seleksi Sabtu (27/12) besok Dofir hanya menyisakan 23 pemain yang masih akan dilihat kemampuannya lebih jauh. (bas/smu)