MAKSIMALKAN SERVIS: Penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang naik sekitar 10 persen saat libur Natal dan Tahun Baru ini. Pihak Angkasa Pura I, lebih mengotimalkan layanan untuk para penumpang pesawat. (DOK/RASE)
 MAKSIMALKAN SERVIS: Penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang naik sekitar 10 persen saat libur Natal dan Tahun Baru ini. Pihak Angkasa Pura I, lebih mengotimalkan layanan untuk para penumpang pesawat. (DOK/RASE)

MAKSIMALKAN SERVIS: Penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang naik sekitar 10 persen saat libur Natal dan Tahun Baru ini. Pihak Angkasa Pura I, lebih mengotimalkan layanan untuk para penumpang pesawat. (DOK/RASE)

SEMARANG – Penumpang pesawat yang melalui Bandara Ahmad Yani Semarang, selama liburan Natal dan Tahun Baru 2015 diperkirakan melonjak hingga 10 persen. Slot time bagi beberapa maskapai penerbangan untuk rute-rute tertentu telah dipersiapkan, guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

General Manajer Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saat liburan Natal dan Tahun Baru, penumpang melonjak sekitar 7-10 persen. “Tahun ini diprediksi juga ada di kisaran tersebut. Oleh karena itu kami siapkan slot time bagi beberapa maskapai penerbangan untuk rute-rute tertentu apabila dibutuhkan,” ujarnya, kemarin.

Rute-rute tersebut antara lain Semarang-Jakarta, Semarang- Surabaya, Semarang-Bali, dan Semarang-Kalimantan. Namun demikian, tidak hanya rute domestik saja yang disiapkan. Pihaknya juga menyiapkan slot time untuk penerbangan ke luar negeri. “Kami melihat minat masyarakat Jateng berkunjung ke luar negeri cukup tinggi. Apalagi pada liburan tahun baru, sehingga kami upayakan untuk memberikan layanan yang maksimal,” tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk melayani penumpang pada momen liburan tersebut pihak bandara juga menggelar posko siaga. Adapun pada tahun ini posko siaga dilaksanakan mulai 22 Desember 2014 hingga 5 Januari 2015 mulai pukul 05.00-21.00.

Demikian halnya dengan kondisi sarana dan prasarana, seperti peralatan-peralatan produksi yang meliputi apron, runway dan pompa-pompa air. “Semua kondisi fasilitas tersebut kami optimalkan, mengingat belakangan ini juga musim hujan,” katanya. (dna/smu)