DIKEROYOK – Korban pembacokan Dani Triyono masih dirawat di PKU Muhammadiyah Gubug. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
 DIKEROYOK – Korban pembacokan Dani Triyono masih dirawat di PKU Muhammadiyah Gubug. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

DIKEROYOK – Korban pembacokan Dani Triyono masih dirawat di PKU Muhammadiyah Gubug. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Seorang pemuda luka parah dan dua lainnya luka ringan akibat dibacok gerombolan pemuda tak dikenal di Desa Kwaron, Kecamatan Gubug. Para korban terpaksa dilarikan RS PKU Muhammadiyah oleh warga sekitar untuk mendapatkan perawatan.

Korban paling parah, Dani Darsono, 19 warga Kwaron, Kecamatan Gubug mengalami luka robek di kepala, tangan dan punggung akibat sabetan benda tajam. Sedangkan dua temannya Sodiq, 18 dan Komeng, 18 mengalami luka ringan di tangan.
Peristiwa tersebut terjadi Kamis (25/12) sekitar pukul 20.00. Ketika itu, Dani bersama Sodiq dan Komeng sedang nongkrong di pinggir jalan dekat warung bakso Malvinas Jalan Gubug-Kedungjati. Tiba-tiba ada lima pemuda tak dikenal mengendarai tiga sepeda motor tanpa nomor polisi datang menghampiri. Tanpa basa basi mereka langsung mengeroyok Dani dan dua temannya menggunakan senjata parang.

Tiga korban berhasil menyelamatkan diri dengan lari ke dalam warung bakso milik Seno. Korban pun ditolong warga sekitar dan pemilik warung. Lima pelaku kemudian kabur ke arah Kedungjati dengan menggunakan sepeda motor.
Dani mengatakan, kejadian tersebut diduga karena masalah utang piutang antara pacarnya dengan seorang warga Desa Pranten, Kecamatan Gubug. ”Saya tidak tahu persis masalahnya apa. Tetapi mungkin ada hubungannya dengan utang pacar saya,” ujarnya.

Kasus ini telah ditangani Polsek Gubug dan Polres Grobogan. Para pelaku sedang dicari petugas. ”Saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran pelaku. Kasusnya ditangani oleh Polres Grobogan,” kata Kapolsek Gubug AKP Wakijo. (mun/jpnn/ton)