WONOSOBO – Lima rumah milik warga Desa Lengkong, Kecamatan Garung, Kamis (25/12) ludes dilumat api. Diduga kebakaran dipicu api dari salah satu warga yang lupa dimatikan usai memasak. Beruntung kejadian tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa, karena kelima rumah tengah ditinggal pemiliknya ke ladang.

Namun demikian, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian materi tak sedikit. Sebagian besar harta benda yang ada dalam rumah, termasuk surat-surat, ikut ludes. Dari taksiran sementara, kerugian material yang diderita mencapai Rp 350 juta, termasuk 3 ekor kambing yang mati terbakar. Sebanyak 19 orang dari 4 keluarga untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat mereka.

Menurut Paini salah seorang korban kebakaran, saat kejadian dia tengah di ladang. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar karena ada siaran dari pengeras suara di musala. “Saat saya pulang, rumah saya sudah habis terbakar,” katanya

Camat Garung Santosa mengatakan, dari kesimpulan sementara kebakaran tersebut diduga berawal dari sebuah rumah yang ditinggal pemiliknya ke ladang. Diduga tungku yang biasa digunakan untuk memasak di rumah itu belum dimatikan. Sekitar pukul 11.00 WIB, api di tungku mulai membesar dan merambat ke dinding rumah.
“Dalam waktu singkat, api berkobar tak terkendali ke 4 rumah di sebelahnya, yang semuanya hanya berdinding papan,” katanya.

Selain membakar 2 rumah milik Paini, api juga meludeskan rumah milik Sutrisno, Sri Hadi dan Sapto. “Warga kami minta untuk bergotong royong membersihkan puing-puing rumah, agar kelak lebih mudah untuk dilakukan pembangunan kembali,” katanya. (ali/ton)