MUSIM RAMAI : Liburan akhir tahun membuat jumlah pengunjung di pasar grosir batik Setono di Jalan Dr Sutomo Pekalongan melonjak hingga 50 persen. (Hanafi/radar semarang)
 MUSIM RAMAI : Liburan akhir tahun membuat jumlah pengunjung di pasar grosir batik Setono di Jalan Dr Sutomo Pekalongan melonjak hingga 50 persen. (Hanafi/radar semarang)

MUSIM RAMAI : Liburan akhir tahun membuat jumlah pengunjung di pasar grosir batik Setono di Jalan Dr Sutomo Pekalongan melonjak hingga 50 persen. (Hanafi/radar semarang)

PEKALONGAN – Musim liburan akhir tahun ditambah liburan sekolah membuat lokasi wisata diserbu pengunjung. Salah satunya pasar grosir batik Setono di Jalan Dr Sutomo Pekalongan. Pengunjung grosir batik tersebut meningkat pesat hingga 50 persen.

Hal tersebut diakui Ny Imron, pemilik batik ICI di salah satu stan. “Ada peningkatan pengunjung pada liburan ini. Padahal musim kulakan untuk lebaran belum mulai. Dibanding tahun lalu bulan Maulid sudah mulai ramai pengkulak batik,” ucap dia. Menurut dia, saat ini kebanyakan pengunjung wisatawan memilih semua produk batik. Dari yang seharga Rp 20 ribu sampai yang Rp 500 ribu laku semua. “Kebanyakan yang laris produk anak-anak dan pakaian harian,” katanya.
Di tokonya, terjadi kenaikan penjualan sebesar 35-45 persen dibanding hari biasa. Hal tersebut didukung penjualan seragam batik untuk hajatan. Karena saat musim Maulid Nabi, banyak warga yang menggelar pesta pernikahan.

Salah seorang pengunjung grosir Setono Ismail, 41 asal Medan, mengungkapkan dirinya sebenarnya mau liburan ke Jogjakarta. “Rombongan kami lewat, sekalian mampir dan belanja, untuk oleh-oleh dan dipakai sendiri,” ucap dia.
Ismail mengungkapkan dirinya sudah tiga kali mampir ke pasar grosir Setono. Dia mengajak keluarga besar. Sehingga membawa bus, agar cukup nyaman. “Saya memilih belanja disini karena terkenal cukup murah dan batiknya bagus-bagus,” terang dia.

Petugas Parkir Grosir Setono, Asrofi mengatakan saat liburan kali ini, pengunjung memang meningkat pesat. “Hari-hari biasa pengunjung hanya 80 sampai 100 motor saja. Namun liburan kali ini sangat ramai, bisa 200 sampai 250 motor. Belum mobilnya, juga melimpah,” terangnya. (han/ric)