Widya Kandi. (DOK/RADAR SEMARANG)
Widya Kandi. (DOK/RADAR SEMARANG)
Widya Kandi. (DOK/RADAR SEMARANG)

KENDAL—Peluang Widya Kandi Susanti untuk menduduki kembali jabatan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kendal semakin terbuka lebar. Hall itu dipeerkuat dengan banyaknya usulan dari rapat pimpinan anak cabang (PAC) PDIP yang menghendaki dirinya agar memimpin kembali DPC PDIP Kendal.

Widya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kendal mengaku mendapatkan 236 suara usulan tertinggi ketimbang calon lainnya. “Saya dapat suara terbanyak ketimbang empat calon lainnya yang sudah di usulkan ke DPD PDIP Jateng,” katanya, Kamis (25/12).

Ada lima nama kader DPC PDIP yang diusulkan ke DPD PDIP Jateng sebagai calon Ketua DPC. Yakni Widya Kandi Susanti, Tri Purnomo, Suyuti, Prapto Utono dan Suroto. Dari lima itu nantiya akan dilakukan ujian, wawancara, psikotes dan uji fit and proper test.“Nantinya DPD akan mengusulkan kembali lima yang sudah ada tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP di Jakarta. Dari DPP menurunkan tiga nama untuk ditunjuk sebagai calon ketua DPC PDIP Kendal. Dari tiga nama tersebut nantinya siapa yang akan menjabat sebagai ketua DPC PDIP terpilih diputuskan dalam Konferensi Cabang (Konfercab),” jelasnya.

Widya menambahkan dengan musyawarah mufakat, siapa yang diusulkan sebagai calon ketua DPC dan akhirnya terpilih, tidak boleh menghilangkan nama-nama calon dari kepengurusan DPC. “Bakal calon yang tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP akan harus dimasukkan ke tim formatur untuk menetukan atau kelengkapan pengurus nantinya,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Prapto Utono yang mengaku bisa menggulingkan Widya membenarkannya, jika memang Widya mendapat suara usulan tertinggi ketimbang dirinya. Meski begitu, dia mengangap usulan nama terbanyak bukanlah tolok ukur kemenangan.

Menurutnya, dari tahapan penjaringan ditingkatan ranting dan PAC ada 13 nama yang muncul ke tingkatan rapat pleno PAC. Dari 13 nama tersebut kemudian dalam disaring dalam rapat Pleno DPC sehingga munculah lima nama. “Lima nama tersebut berkas dan berita acara sudah diserahkan ke DPD, meski DPC mengusulkan lima nama, tapi DPD boleh mengambil dari 13 nama bakal calon sebelumnya. Jadi siapapun memiliki kesempatan sama untuk menjadi ketua DPC,” katanya.

DPD nantinya akan mencari lima nama lagi untuk diusulkan ke DPP PDIP di Jakarta. Lima nama akan menjalani ujian kembali dan fit and proteptes di DPP. “Baru kemudian DPP memutuskan tiga calon sah yang nanti harus diputuskan DPC secara mufakat. Itupun mekanismenya tidak boleh voting, jika ada satu utusan yang tidak setuju, maka belum bisa dikatakan mufakat,” tandasnya. (bud/zal)