Suprapto. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
Suprapto. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
Suprapto. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Dua orang narapidana (Napi) yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan dapat remisi pada Natal tahun 2014 ini. Keduanya langsung bebas bersyarat tepat pada 25 Desember 2014.

“Pada Natal ini, ada dua warga binaan yang kami bebaskan, karena menerima keputusan pembebasan bersyarat. Sehingga sisanya, yang mendapat pengurangan masa hukuman ada 36 warga binaan,” jelas Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Suprapto kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, di Lapas Pekalongan ada 42 warga binaan yang beragama Nasrani. Namun yang diusulkan untuk menerima remisi Natal hanya ada 38 orang. Lantaran, empat napi di antaranya sedang menerima hukuman disiplin dan sedang menjalani pidana kurungan pengganti subsidair.

Sebagian besar, remisi yang diajukan para napi adalah pemotongan masa tahanan selama satu bulan. Sementara, dari 38 napi yang diusulkan dapat remisi, dua orang di antaranya akan langsung bebas tepat hari Natal 25 Desember. “Para napi yang menerima remisi adalah napi kasus narkotika,” tandasnya.

Suprapto mengungkapkan total ada 465 napi yang menghuni Lapas Kelas IIA Pekalongan. Sedangkan 430 di antaranya merupakan napi kasus narkotika. Sisanya kasus kriminal. “Sebenarnya daya tampung Lapas Pekalongan saat ini bisa sampai 800 orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Suprapto menambahkan, pada hari raya Natal tahun 2014 ini, pihaknya memberikan dispensasi jadwal kunjungan di Lapas Pekalongan. “Meskipun hari raya Natal itu libur, jadwal kunjungan tetap dibuka,” imbuhnya.
Selain itu, imbuhnya, Lapas Pekalongan memberikan waktu khusus bagi warga binaan untuk menjalankan ibadah Natal di dalam lingkungan Lapas. “Pihak Lapas telah menjadwalkan, pada 25 Desember ada peringatan Natal di dalam Lapas. Sebelumnya pada 23 Desember kemarin, juga sudah ada perayaan Natal,” pungkasnya. (han/ida)