JALAN SEMPIT: Kondisi jalan utama Kelurahan Ngijo yang sempit dan bergelombang, kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, kemarin. (Eko Wahyu Budiyanto/Radar Semarang)
JALAN SEMPIT: Kondisi jalan utama Kelurahan Ngijo yang sempit dan bergelombang, kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, kemarin. (Eko Wahyu Budiyanto/Radar Semarang)
JALAN SEMPIT: Kondisi jalan utama Kelurahan Ngijo yang sempit dan bergelombang, kerap mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, kemarin. (Eko Wahyu Budiyanto/Radar Semarang)

GUNUNGPATI – Banyaknya perumahan di Kelurahan Ngijo, ternyata tidak diimbangi dengan pembangunan infrasturktur jalan yang baik. Kondisi jalan yang sempit, terlalu sulit dilalui kendaraan roda empat jika berlawanan arah. Akibatnya, kerap terjadi kecelakaan lalu lintas baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

Banyak warga mengeluhkan kondisi jalan tersebut, yang hingga kini masih belum dilakukan pembenahan. Rengga Adityo, warga kelurahan setempat mengaku prihatin banyaknya kecelakaan di jalan yang sempit tersebut.

”Lebar jalan yang hanya 2,5 meter itu sering mengakibatkan kecelakaan. Setahu saya, sudah puluhan kali terjadi kecelakaan di jalan utama itu. Jalan yang sesungguhnya memang lebar, namun yang diaspal hanya 2,5 meter. Mana cukup untuk dilewati kendaraan yang berpapasan,” kata Rengga.

Hal senada dikatakan warga setempat, Sugito Candra. Kata Sugito, banyaknya perumahan dan warga di Kelurahan Ngijo, mengakibatkan intensitas kendaraan yang lalu-lalang semakin tinggi.

”Banyak yang lewat, namun kondisi jalan tidak segera dibenahi. Ke depan, angka kecelakaan di jalan utama ini pasti meningkat. Apalagi pembangunan perumahan besar-besaran, namun tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur,” tutur Sugito.

Terpisah, Ketua RT 7 RW 3 Kelurahan Ngijo, Kharis Raharjo mengaku pihak pengembang belum merespons keluhan warga. Meski dirinya sudah menyampaikan dan menanyakan langsung terkait pembangunan perumahan yang tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur jalan.

”Saya juga bingung. Ini sebenarnya tanggung jawab siapa. Jika hal ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan tingkat kecelakaan semakin bertambah. Warga di sini juga mengeluh dengan kondisi jalan yang seperti ini,” ujar Kharis. (ewb/ida/ce1)