REKAYASA LALULINTAS : Polres Pekalongan, Dishub dan Bina Marga DPU Kota Pekalongan memasang median jalan di Jalan KH Mansyur untuk menghindari kecelakaan berulang. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
REKAYASA LALULINTAS : Polres Pekalongan, Dishub dan Bina Marga DPU Kota Pekalongan memasang median jalan di Jalan KH Mansyur untuk menghindari kecelakaan berulang. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
REKAYASA LALULINTAS : Polres Pekalongan, Dishub dan Bina Marga DPU Kota Pekalongan memasang median jalan di Jalan KH Mansyur untuk menghindari kecelakaan berulang. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Belokan jalan yang kerap menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas, mendorong Polres Pekalongan melakukan rekayasa lalulintas di Jalan KH Mansyur. Yakni, dengan memasang median jalan di beberapa titik.

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Pranata mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja membuat rekayasa lalulintas di titik kecelakaan beberapa waktu kemarin. “Beberapa kali di lokasi ini sering terjadi kecelakaan lalulintas. Karena daerahnya cukup rawan,” terang dia Rabu sore (24/12) kemarin.

Menurut Pranata, lokasi jalan tersebut dekat dengan rel kereta api serta pertigaan. Akibatnya, banyak pengemudi sering belok ke Jalan Slamet. Puncaknya terjadi kecelakaan pada Rabu (23/12) kemarin. Yakni, truk besar terpaksa di sebelah kiri untuk menghindari tumpukan kendaraan, lalu belok ke kanan atau Jalan Slamet sehingga menyenggol pengendara motor.

“Karena itulah, kami mengajak Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bina Marga Kota Pekalongan untuk membuat canstin, barier atau median jalan secara permanen. Dengan adanya barier ini, membuat pengendara harus putar balik agak jauh. Namun demi kemanan, tetap harus dilakukan,” ucapnya.

Kabid Bina Marga DPU Kota Pekalongan, Bambang Sugiharto mengungkapkan bahwa pengerjaan mediaan jalan tersebut dilakukan oleh PPK VII Plelen. “Karena ini jalan nasional, semua pengerjaan dan pembiayaan dari mereka,” terangnya.
Rencananya, imbuhnya, panjang median jalan sekitar 50 meter. Namun sementara dibuat 25 meter dulu. Pengerjaan akan dilanjutkan di waktu berikutnya dan dibuat permanen. Mungkin akan dilakukan perubahan, jika ada kebijakan lalulintas baru di jalan tersebut.

Kabid Lantas Dishub Kota Pekalongan, M Restu Hidayat menambahkan bahwa dengan adanya median jalan, pengendara dari arah utara KH Mansyur dilarang belok langsung ke Jalan Slamet. Harus memutar ke Jalan Argopuro atau Jalan Wilis. :Bagi roda dua bisa lewat jalan gang-gang. Ini dilakukan demi keamanan bersama dan semoga dipatuhi,” tegasnya. (han/ida)