Cegah Kecelakaan, Pasang Median

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

REKAYASA LALULINTAS : Polres Pekalongan, Dishub dan Bina Marga DPU Kota Pekalongan memasang median jalan di Jalan KH Mansyur untuk menghindari kecelakaan berulang. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)
REKAYASA LALULINTAS : Polres Pekalongan, Dishub dan Bina Marga DPU Kota Pekalongan memasang median jalan di Jalan KH Mansyur untuk menghindari kecelakaan berulang. (LUTFI HANAFI/RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Belokan jalan yang kerap menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas, mendorong Polres Pekalongan melakukan rekayasa lalulintas di Jalan KH Mansyur. Yakni, dengan memasang median jalan di beberapa titik.

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Pranata mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja membuat rekayasa lalulintas di titik kecelakaan beberapa waktu kemarin. “Beberapa kali di lokasi ini sering terjadi kecelakaan lalulintas. Karena daerahnya cukup rawan,” terang dia Rabu sore (24/12) kemarin.

Menurut Pranata, lokasi jalan tersebut dekat dengan rel kereta api serta pertigaan. Akibatnya, banyak pengemudi sering belok ke Jalan Slamet. Puncaknya terjadi kecelakaan pada Rabu (23/12) kemarin. Yakni, truk besar terpaksa di sebelah kiri untuk menghindari tumpukan kendaraan, lalu belok ke kanan atau Jalan Slamet sehingga menyenggol pengendara motor.

“Karena itulah, kami mengajak Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bina Marga Kota Pekalongan untuk membuat canstin, barier atau median jalan secara permanen. Dengan adanya barier ini, membuat pengendara harus putar balik agak jauh. Namun demi kemanan, tetap harus dilakukan,” ucapnya.

Kabid Bina Marga DPU Kota Pekalongan, Bambang Sugiharto mengungkapkan bahwa pengerjaan mediaan jalan tersebut dilakukan oleh PPK VII Plelen. “Karena ini jalan nasional, semua pengerjaan dan pembiayaan dari mereka,” terangnya.
Rencananya, imbuhnya, panjang median jalan sekitar 50 meter. Namun sementara dibuat 25 meter dulu. Pengerjaan akan dilanjutkan di waktu berikutnya dan dibuat permanen. Mungkin akan dilakukan perubahan, jika ada kebijakan lalulintas baru di jalan tersebut.

Kabid Lantas Dishub Kota Pekalongan, M Restu Hidayat menambahkan bahwa dengan adanya median jalan, pengendara dari arah utara KH Mansyur dilarang belok langsung ke Jalan Slamet. Harus memutar ke Jalan Argopuro atau Jalan Wilis. :Bagi roda dua bisa lewat jalan gang-gang. Ini dilakukan demi keamanan bersama dan semoga dipatuhi,” tegasnya. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Trumpkim Summit

Hanya ada dua menu Korea di makan siang Donald Trump dan Kim Jong-un kemarin: oiseon untuk pembuka dan daegu yorun untuk hidangan utama. Selebihnya masakan...

Tewas Tersambar Kereta

SEMARANG BARAT - Kecelakaan tragis menimpa seorang pria bernama Deny Bachtiar Mendrova, 38, warga Ngaliyan, Kota Semarang. Korban tewas seketika dengan kondisi tubuh hancur...

Semangati Ortu Bikin Bekal Anak

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – KB TK Mutiara Hikmah Kota Magelang menggelar lomba kreasi bekal anak, Sabtu (21/4). Kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Kartini diharapkan bisa...

Diduga Ada “Bos,” Turun ke Jalan Sepulang Sekolah

Pengemis dan anak  jalanan (anjal) kembali marak di jalan protokol Kota Semarang. Mereka biasa mangkal di setiap traffic light dengan durasi lampu merah yang...

More Articles Like This

- Advertisement -