Bertumpu Pada Empat Perenang

230
HARAPAN EMAS: Perenang putri Jateng Sagita Putri, saat tampil dan merebut medali emas di nomor 200 m gaya bebas putri pada PON Remaja I lalu di Surabaya. Dia akan jadi andalan Jateng di PON 2016 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
 HARAPAN EMAS: Perenang putri Jateng Sagita Putri, saat tampil dan merebut medali emas di nomor 200 m gaya bebas putri pada PON Remaja I lalu di Surabaya. Dia akan jadi andalan Jateng di PON 2016 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

HARAPAN EMAS: Perenang putri Jateng Sagita Putri, saat tampil dan merebut medali emas di nomor 200 m gaya bebas putri pada PON Remaja I lalu di Surabaya. Dia akan jadi andalan Jateng di PON 2016 mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Cabor renang yang merupakan salah satu lumbung medali di Pekan Olahraga Nasional (PON), selama ini kurang dioptimalkan oleh Jateng. Di PON Riau 2012 lalu, dari 32 nomor, Jateng hanya memperoleh 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Jauh di bawah Jabar yang berjaya dengan 22 medali emas, 10 perak dan 4 perunggu.

Salah satu pelatih renang Jateng, Umar Fauzi, mengakui Jateng hanya mengandalkan empat perenang yang diperkirakan masih mampu bersaing di level nasional. Mereka adalah Margaretha Kreita, Kavita Chrisna dan Sagita Putri di kelompok putri serta perenang putra Ignatius Setyo Budi Utomo. Keempat perenang ini pula yang akan diandalkan memperoleh medali untuk Jateng di PON Jawa Barat 2016 mendatang.

Beberapa perenang memang dimiliki Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jateng yang diharapkan akan mampu meningkatkan kemampuannya, meski harus berlatih ekstra keras di sisa waktu sebelum berlangsungnya PON 2016 nanti, di antaranya adalah Budiman Hadi Prakoso.

Menurut Umar, fokus PRSI Jateng saat ini adalah mempertahankan performa atlet-atlet yang memiliki peringkat 1 dalam catatan waktu PB PRSI di nomor spesialisasinya masing-masing. Selain itu, juga akan berupaya memperbaiki peringkat atlet yunior minimal yang memiliki rangking 5-8 pada nomor individu masing-masing. “Di PON 2016 tidak ada batasan usia, sehingga yang yunior-yunior juga memiliki peluang sama, asal mampu bersaing dan meningkatkan kemampuannya,” paparnya.

Di sisi lain, dengan perbaikan rangking itu pula juga PRSI sekaligus juga akan menyusun atlet nomor estafet, siapa saja atlet yang dipersiapkan. Pada nomor estafet ini diharapkan ada tambahan medali dari cabang olahraga renang. “Estafet jadi salah satu bidikan tambahan medali,” ujarnya.

Rilis PB PRSI terbaru, dua perenang Jateng masih mencatatkan waktu terbaik di dua nomor dalam daftar 12 besar perenang terbaik Indonesia. Margaretha Kreita saat ini masih menjadi yang terbaik di nomor 100 m gaya dada putri dengan catatan waktu 1 menit 14,21 detik yang dia torehkan dalam ajang SEA Games 2013 lalu. Kreita juga masih menduduki peringkat kedua terbaik di nomor 50 m gaya dada putri dengan catatan waktu 33,34 detik yang dia cetak di Hongkong Open beberapa waktu lalu.

Sedangkan satu perenang putri Jateng lainnya yaitu Kavita Chrisna, punya catatan waktu terbaik nasional di nomor 200 m gaya dada putri dengan torehan waktu 2 menit 41,20 detik yang dia catatkan di Malaysia Open.

Sementara penyumbang dua medali emas untuk Jateng di ajang PON Remaja I Jatim lalu, Sagita Putri, saat ini juga mulai menancapkan taringnya di 12 besar perenang nasional di beberapa nomor yang dia ikuti.

Catatan waktu terbaik Sagita ada di nomor 200 m gaya bebas putri di mana perenang asal Banjarnegara tersebut berada di peringkat kedua dengan catatan waktu 2 menit 07,74 detik yang ditorehkan di ajang Malaysia Open.

Kemudian di nomor 400 m gaya bebas putri, Sagita berhasil menghuni peringkat 4 perenang terbaik dengan catatan waktu 4 menit 32,79 detik yang dia catatan di Hongkong Open beberapa waktu yang lalu. “Sebenarnya saya juga turun di beberapa nomor lain seperti gaya ganti putri, namun memang spesialis saya di nomor gaya bebas. Ya mudah-mudahan ke depan bisa terus memperbaiki best time,” kata Sagita.

Sementara di kelompok putra, saat ini Jateng hanya memiliki Ignatius Setyo Budi Utomo yang masuk dalam 12 perenang terbaik nasional. Ignatius masuk di dua nomor yaitu 100 m dan 200 m gaya dada putra. Di nomor 100 m gaya dada putra, Ignatius menghuni peringkat ke enam dengan catatan waktu 1 menit 6.17 detik. Kemudian di nomor 200 m gaya dada putra, dia menghuni peringkat ketiga dengan catatan waktu 2 menit 21.20 detik. (bas/smu)