Berbagi Kasih pada Sesama

249
BAHASA JAWA : Misa Natal yang diadakan di gereja Santo Paulus Wonosobo Kamis kemarin diikuti para jemaatnya dengan khusyuk. (Yuniawan Eko/radar kedu)
 BAHASA JAWA : Misa Natal yang diadakan di gereja Santo Paulus Wonosobo Kamis kemarin diikuti para jemaatnya dengan khusyuk. (Yuniawan Eko/radar kedu)

BAHASA JAWA : Misa Natal yang diadakan di gereja Santo Paulus Wonosobo Kamis kemarin diikuti para jemaatnya dengan khusyuk. (Yuniawan Eko/radar kedu)

WONOSOBO – Natal merupakan perayaan rasa syukur dan ungkapan sukacita atas kasih sayang Allah yang membagikan kasih sayang tanpa batas dan tanpa syarat kepada manusia.Wujud syukur manusia atas nikmat tersebut dengan cara membagi kasih sayang ke sesama baik yang kita cintai maupun yang kita benci.

Demikian pesan Romo Philipus Seno Dewantoro MSC dalam misa Natal di Gereja Katolik St. Paulus Wonosobo bertajuk Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga Kamis (25/12) kemarin.

Dalam prosesi perayaan misa ini menggunakan bahasa Jawa diiringi musik gamelan. Jemaat tampak khusyuk melantunkan puji-pujian berbahasa Jawa.

Romo Philipus Seno Dewantoro mengingatkan peranan penting keluarga sebagai lembaga masyarakat terkecil yang di dalamnya terdapat kasih sayang yang berlimpah.

Hal itulah yang mendasari Tuhan menjelma menjadi manusia dalam suatu keluarga dengan tujuan agar lebih memahami kehidupan manusia lebih dekat. “Kehadiran Allah dalam kehidupan manusia agar lebih solider dan tidak berjarak dengan manusia. Kita bisa membawa api kecil cinta kepada banyak orang, sesuatu yang kecil bisa membawa terang kecil kepada semua orang. Daripada kita meratapi kegelapan, alangkah baiknya kita membawa terang yang diberikan kepada orang lain,” ungkap Romo Philipus.

Rangkaian pelaksanaan misa dimulai pukul 08.30 dengan pembukaan dan kotbah misa, diakhiri dengan liturgi ekaristi pukul 10.00. Setelah itu acara open house beramah tamah jemaat dengan pengurus gereja. (mg1/lis)