Sepak Bola Pra PON Jateng Kembali Geber TC Januari

129

SEMARANG – Jateng akan bergerak cepat untuk mempersiapkan tim sepak bola menghadapi Pra-PON 2015 mendatang. Rencananya, bulan Januari 2015 mendatang Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng akan mulai melanjutkan program training centre (TC).

Ketua Asprov PSSI Jateng Johar Lin Eng ditemui kemarin mengatakan, Jateng sendiri sebenarnya sudah mulai mempersiapkan tim sepak bola untuk menghadapi Pra-PON di awal tahun 2014 lalu. “Dalam waktu dekat ini kami akan kembali mengumpulkan tim pelatih untuk membahas kelanjutan program TC. Rencana kami, pertengahan atau akhir Januari 2015 program TC sudah kembali berjalan,” kata Johar.

Johar mengatakan, saat ini ada 20 pemain yang telah masuk dalam daftar tim pelatih untuk masuk kedalam program TC lanjutan. Pemain-pemain tersebut merupakan hasil dari seleksi serta bidikan tim pelatih yang telah dilakukan sepanjang tahun 2014 lalu.

Hanya saja masih soal pemain, Johar mengakui saat ini ada beberapa kendala salah satunya beberapa pemain yang telah memutuskan untuk melakukan kontrak baru dengan tim-tim profesional atau bahkan tim ISL. “Seperti misalnya Ahmad Nufian Dani yang sudah bergabung dengan Arema tentu besok akan kesulitan jika menariknya untuk bergabung di tim Pra-PON. Tapi tidak masalah, Jateng masih banyak stok pemain. Makanya dalam waktu dekat ini kami akan mengumpulkan dulu tim pelatih untuk kembali memetakan pemain yang kemarin telah di masukkan ke daftar tim Pra-PON,” sambungnya.

Mantan General Manajer (GM) PSIS Semarang itu juga menegaskan, selama TC hingga mendekati Pra-PON yang rencananya akan digeber akhir tahun 2015 promosi dan degradasi pemain masih tetap akan berlaku. “Nantinya ada sekitar 25 pemain termasuk dalam waktu yang berjalan ini kami juga memantau pemain-pemain yang bergabung di Divisi Utama. Ya, yang jelas kami ingin tim Jateng besok benar-benar dihuni oleh pemain-pemain terbaik,” pungkasnya.

Soal persaingan di Pra PON mendatang, Johar mengakui cukup berat. Jateng yang akan bertarung di zona Jawa, akan bersaing dengan DKI Jakarta, Jatim, Banten dan DIY. Sementara Jabar langsung lolos PON karena berstatus tuan rumah. Bila tidak berubah, maka hanya dua tim yang akan lolos ke PON. “Tentu harus kerja keras. Terutama DKI dan Jatim, tanpa mengesampingkan DIY dan Banten. Soal sendiri Pra PON, serta tuan rumah zona Jawa sendiri masih belum pasti kapan dan di mana. Mungkin setelah kongres PSSI 4 Januari 2014 atau saat kongres itu diputuskan,” tandasnya. (bas/smu)