Kembali Makan Korban

147
KESEKIAN KALINYA: Kecelakaan di perempatan Kumpulrejo, sudah kesekian kalinya. Kali ini truk pengangkut salak terguling setelah mengalami rem blong. (Munir Abdillah/Radar Semarang)
 KESEKIAN KALINYA: Kecelakaan di perempatan Kumpulrejo, sudah kesekian kalinya. Kali ini truk pengangkut salak terguling setelah mengalami rem blong. (Munir Abdillah/Radar Semarang)

KESEKIAN KALINYA: Kecelakaan di perempatan Kumpulrejo, sudah kesekian kalinya. Kali ini truk pengangkut salak terguling setelah mengalami rem blong. (Munir Abdillah/Radar Semarang)

SALATIGA- Baru selang sehari setelah peristiwa kecelakaan karambol yang melibatkan kendaraan di perempatan Kumpulrejo, pada Senin (22/12) malam lalu, kemarin (23/12) malam, kecelakaan kembali terjadi. Bahkan juga melibatkan truk dengan penyebab yang sama, yakni rem blong.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 20.30. Truk pengangkut buah salak bernopol AA 1886 FF dari Banjarnegara menuju Tulungagung mengalami rem blong saat melintas di perempatan Kumpulrejo dari arah Kopeng. Sehingga terguling di tengah jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Supir Truk, Slamet, 43, warga Banjarnegara hanya mengalami luka lecet pada tangannya.

Menurut saksi mata, Anton, 23, dia melihat truk dari arah Kopeng tiba-tiba turun kencang tanpa terkendali. Untungnya posisi lalu lintas sedang sepi sehingga tidak menabrak pengendara lain. “Saya sedang makan di warung dekat tempat kejadian. Sedang asyik makan, tiba-tiba dari arah Kopeng muncul truk dengan kecepatan tinggi langsung menabrak pulau jalan, lalu terguling. Salak yang dibawa truk langsung bececeran dimana-mana,” tutur Anton.

Menurut Slamet supir truk, dirinya tidak tahu karena apa, padahal truk yang dikendaainya sebelumnya baik-baik saja. Entah kenapa ketika menginjak rem, tidak berfungsi. Karena takut menyebabkan korban jiwa dia pun membelokkan truk ke arah Semarang. ‚ÄúTapi sayang saat turun kencang saya tidak mampu mengendalikan kemudi. Akhinya jatuh terguling karena menghantam pulau jalan. Memang jalannya licin, apalagi setelah hujan. Ditambah barang bawaan saya berat. Sehingga niatnya mau ambil jalan pintas, malah apes begini,” tutur Slamet.

Terpisah, Kanit Lantas Ipda Asikin, menuturkan jika kejadian ini karena faktor alam. Jalan yang licin dan juga turunan JLS yang curam membuat seringnya kecelakaan di perempatan Kumpulrejo ini. “Untuk sementara memang ini diduga karena rem blong. Sehingga mengakibatkan truk terjungkal,” tutur Asikin.

Dari pantauan Radar Semarang, kondisi jalanan dipenuhi oleh buah salak yang tercecer akibat truk terjungkal. polisi bersama warga beramai-ramai membersihkan lokasi kejadian. Tidak beralama kemudian truk derek datang dan membawa truk ke Satlantas. (mg14/zal)