Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida memencet tombol sebagai penanda diluncurkannnya pelayanan panggilan darurat layanan kesehatan Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
 Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida memencet tombol sebagai penanda diluncurkannnya pelayanan panggilan darurat layanan kesehatan Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)

Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida memencet tombol sebagai penanda diluncurkannnya pelayanan panggilan darurat layanan kesehatan Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)

WONOSOBO – Dinas Kesehatan Wonosobo meluncurkan nomor panggilan untuk pelayanan darurat. Pelayanan tersebut pada nomor telepon 0286-119. Dengan menghubungi nomor tersebut, pelayanan kesehatan darurat di wilayah Wonosobo akan segera dilayani.

Peluncuran nomor layanan kesehatan darurat secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida, Rabu (24/12) di halaman Kantor Dinas Kesehatan. Menurut Maya, peluncuran nomor pelayanan darurat ini sangat membantu peningkatan pelayanan kesehatan di Wonosobo. Apalagi kawasan Wonosobo masuk dalam kategori rawan bencana tingkat lima di Jawa Tengah.
“Dengan nomor darurat ini, tentu akan memudahkan warga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan darurat,” katanya.

Maya berharap, pembuatan nomor pelayanan darurat ini, bukan simbolis belaka. Namun Dinas Kesehatan harus benar-benar mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. “Jadi jangan sampai, saat warga menghubungi nomor darurat kesehatan, dijawab dengan marah,” katanya.

Selain itu, kata Maya, melalui nomor tersebut, Dinas Kesehatan harus benar-benar mampu memberikan pelayanan informasi sekaligus pelayanan sigap. Bukan dilayani secara lambat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo dr Okie Hapsoro BP menyebutkan, dengan memencet nomor 0286- 119, masyarakat akan secara langsung bisa melapor pada petugas dalam mengakses pelayanan kesehatan darurat. “Penelepon harus memberikan informasi dengan benar, sehingga pelayanan juga bisa dipastikan sesuai kebutuhan,” katanya.

Okie menjelaskan, sebelum diluncurkan nomor pelayanan darurat, pihaknya sudah mempersiapkan sistem pelayanan kesehatan. Laporan dari data panggilan tersebut diintegrasikan dengan semua Puskemas di semua wilayah Wonosobo.

“Jadi misalnya pelayanan darurat berada di wilayah Kepil, petugas kesehatan wilayah Kepil yang akan memberikan layanan langsung,” katanya. (ali/ton)