Tekankan Sinergitas Antar Mitra

168
PERIKSA KESIAPAN : Bupati Pekalongan Amat Antono didampingi petugas Polres Pekalongan melakukan pemeriksaan kesiapan Operasi Lilin 2014, Selasa (23/12). (HUMAS PEMKAB PEKALONGAN for radar semarang)
 PERIKSA KESIAPAN : Bupati Pekalongan Amat Antono didampingi petugas Polres Pekalongan melakukan pemeriksaan kesiapan Operasi Lilin 2014, Selasa (23/12). (HUMAS PEMKAB PEKALONGAN for radar semarang)

PERIKSA KESIAPAN : Bupati Pekalongan Amat Antono didampingi petugas Polres Pekalongan melakukan pemeriksaan kesiapan Operasi Lilin 2014, Selasa (23/12). (HUMAS PEMKAB PEKALONGAN for radar semarang)

KAJEN – Dalam rangka pengecekan kesiapan akhir pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2014, petugas Polres Pekalongan bersama sejumlah pihak terkait melakukan apel gelar pasukan di Jalan Mandurejo, Kajen, Selasa (23/12).

Pada apel tersebut, Bupati Pekalongan Amat Antono yang bertindak sebagai pembina menekankan pentingnya sinergitas antara mitra dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2015 tersebut. “Kebetulan Operasi Lilin 2014 ini leading sector nya kawan-kawan dari Kepolisian. Namun hal itu tidak lepas dengan sinergitas Pemda, TNI dan mitra pendukung lainnya. Demikian pula sebaliknya, ketika kegiatan penanggulangan bencana dimana leading sector nya BPBD, tetap membutuhkan dukungan dan bantuan dari mitra yang lain,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Antono, Pemda akan memberikan dukungan sesuai dengan fungsinya. Di antaranya dukungan personel di tempat-tempat pelayanan. Diharapkan dengan adanya sinergitas tersebut masyarakat dapat beribadah dan merayakan pergantian tahun dengan aman, tertib dan lancar. “Pengecekan tahap akhir tersebut meliputi aspek personel, materiil, sarana dan prasarana serta perlengkapan pendukung lain, termasuk pelibatan TNI dan stakeholders,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi, mengatakan, dalam upaya memberikan keamanan dan kenyamanan selama perayaan Natal, 25 Desember 2014, seluruh gereja di Kabupaten Pekalongan dijaga ketat. “Bentuk pengamanan yang dilakukan diantaranya penempatan personel, menjaga selama 24 jam sebelum dan sesudah pelaksanaan Natal di setiap gereja. Kemudian menyisir tempat dengan menggunakan anjing pelacak untuk mendeteksi bahan peledak dan narkoba,” jelasnya.

Selain itu, kata Indra, sejumlah tahapan pengamanan juga sudah dilakukan. Termasuk antisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminal maupun pengaturan arus lalu lintas. (mg8/ric)