MENYULAM : Punya alis tebal sedang diidamkan kaum hawa. Julianti kerap dapat order untuk menggambar alis pelanggan menjadi seperti milik Syahrini. (AJIE MH/RADAR SEMARANG)
 MENYULAM : Punya alis tebal sedang diidamkan kaum hawa. Julianti kerap dapat order untuk menggambar alis pelanggan menjadi seperti milik Syahrini. (AJIE MH/RADAR SEMARANG)

MENYULAM : Punya alis tebal sedang diidamkan kaum hawa. Julianti kerap dapat order untuk menggambar alis pelanggan menjadi seperti milik Syahrini. (AJIE MH/RADAR SEMARANG)

WOTGANDUL–Bukan hanya rambut, alis pun bisa dibilang mahkotanya wanita. Dengan mengubah bentuk alis, kecantikan kaum hawa bisa terdongkrak. Begitu pun kepercayaan diri. Gaya alis tebalnya aktris sensasional Syahrini yang tebal, banyak digandrungi kaum hawa Semarang. Awal tahun lalu yang modelnya tipis dan lancip sudah sedikit ditinggalkan.

Merebaknya tren sulam alis membuat Regatta Salon di Jalan Wotgandul Dalam II nomor 158 kebanjiran job. Akhir-akhir ini, salon kecantikan yang melayani potong rambut, facial, sulam bibir dan alis ini didatangi konsumen dari berbagai kalangan. Maklum, harga yang dibandrol hanya Rp 1 juta. Jauh lebih terjangkau daripada jasa sulam alis lain yang mematok hingga Rp 3,5 juta.

“Meski banyak yang meminta alisnya ditebalkan layaknya Syahrini, tapi tetap harus melihat bentuk wajah. Jika memang tidak cocok, saya harus sedikit improvisasi agar lebih mecing,” ungkap Owner Regatta Salon Julianti.

Jika sudah begitu, dia akan mengusulkan agar konsumen menggunakan make up mata tipe smokey. Rias ini mengoleskan eye shadow penuh berwarna gelap. Ini juga tren baru yang datang dari Eropa.

Pihaknya menuturkan, permintaan sulam alis mulai marak sejak dua tahun silam. Menurut Julianti, ini merupakan perkembangan dari tato alis yang sempat marak di tahun 2009 lalu. Karena itu, dia sudah bisa dibilang nglotok soal teknik ini. Bahkan menciptakan tenik baru, shading, gabunan antara tato dan sulam alis.

Teknik itu digunakan ketika menghadapi permintaan alis yang meruncing di bagian ujung. “Jika pure menggunakan teknik sulam, dikhawatirkan tidak akan bertahan lama. Bisa jadi, baru beberapa hari, di bagian lancip akan mengelupas,” katanya. (mg16/ida)