Nyamuk DBD Makin Berbahaya

136

SALATIGA – Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim penghujan tahun ini memang menurun. Tapi menilik kasus yang ada, ada perpindahan daerah endemi yang harus diwaspadai. Selain itu, nyamuk Aedes Aegypti, sebagai penular penyakit ini semakin kebal dengan pestisida.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga dr Sovie Harjanti meminta masyarakat tetap waspada. “Masyarakat harus perlu menjaga kebersihan terkait tempat – tempat bersarang nyamuk. Terlebih dengan adanya data perpindahan daerah endemi DBD,” terang Sovie Hariyanti kepada Radar Semarang, Kamis (18/12).

Berdasar data DKK terkait kasus DBD di Salatiga tahun 2014 hanya sembilan orang. Penderita DBD berasal dari beberapa kelurahan di Salatiga. Diantaranya Sidorejo Lor 2 orang, Blotongan 1 orang, Mangunsari 2 orang, Randuacir 1 orang, Ledok 1 Orang, Sidorejo Kidul 1 orang, Tingkir Lor 1 orang.

Dibandingkan dengan penderita DBD tahun 2009 mencapai 109 orang, tahun 2010 sebanyak 155 orang, tahun 2011 menurun menjadi 13 orang, kemudian tahun 2012 tercatat 24 orang, dan tahun 2013 ditemukan 61 orang terjangkit DBD.

Lebih jauh Sovie menuturkan, jika nyamuk sekarang sudah bisa bermutasi dengan lingkungannya. Nyamuk saat ini karena pengaruh alam, sudah berubah menjadi kebal terhadap pestisida.

Bahkan inovasi dengan menggunakan nyamuk mandul yang dilakukan balai Vektor di Blotongan kini perlu melakukan kajian lagi. Pasalnya, mutasi perkembangan nyamuk sangat cepat luar biasa. “Nyamuk Aedes Aegypti biasa hanya bisa terbang paling jauh seratus meter, tapi karena sering diberi obat anti nyamuk, malah bermutasi bisa terbang lebih dari seratus meter. Sehingga daerah yang rawan penderita DBD di Salatiga kini acak,” tuturnya.

Sovie menegaskan agar masyarakat di saat musim penghujan ini bisa menjaga kesehatan dan kebersihan di mana nyamuk-nyamuk bersarang. “Kita juga akan terus memberikan edukasi terkait penanggulangan penyakit DBD, agar penderita DBD di Salatiga terus berkurang. Abate juga diberikan gratis,” himbau Sovie. (mg14/sas/zal)