KENDAL— Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang berencana mulai mengaktifkan rumah susun sederhana untuk sewa (rusunawa) di Desa Kebondalem, Kecamatan Kendal awal tahun 2015. Hal itu mengingat sampai saat ini kondisi rusunawa mangkrak belum berpenghuni.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Sugiyono mengatakan Januari 2015, rusunawa akan mulai ditempati warga. Dari dua yang ada, rencananya satu blok yang akan ditempati lebih dulu. Ia mengaku saat ini baru ada 77 kepala keluarga yang mendaftar. Padahal satu blok rusunawa memiliki jumlah empat lantai dengan tiap lantai 24 kamar. Total satu blok ada 96 kamar.

“Dari 24 kamar di lantai bawah, kami memberikan dua kamar bagi para penyandang cacat. Hal tersebut agar memudahkan warga difabel agar tidak kesulitan dalam beraktivitas. Sebab jika di lantai atas, kasihan,” ujarnya.

Sugiyono menambahkan, saat ini kendala yang dihadapi adalah belum adanya surat peraturan bupati untuk menentukan dasar tarif bagi warga yang nantinya akan menempati rusunawa tersebut. Sebab rencananya, rusunawa dikelola oleh Dinas Ciptaru dengan sistem sewa setiap bulannya.

“Peraturan Bupati baru akan kami bahas sehingga nantinya ada aturan untuk memungut uang dari warga rusunawa. Sebab 77 pendaftar telah melengkapi berkas persyaratan pengajuan hunian rusunawa,” katanya.

Kepala Dinas Ciptaru Kendal, Noor Fauzie mengatakan ada sejumlah sarana dan prasarana yang perlu dibangun untuk menunjang warga yang akan menempati rusunawa itu. Diantaranya pembangunan pagar, keamanan dan kebutuhan air bersih, listrik dan sebagainya.

Persiapannya memang saat ini yang diperlukan adalah penentuan tarif sewa yang akan dikenakan para penghuni rusunawa. “Soal harga masih kami bahas, dan belum ditentukan. Kalau semuanya sudah siap, maka kami akan lakukan sosialisasi bahwa rusunawa sudah bisa ditempati,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Ciptaru Kabupaten Kendal, Kusno menambahkan bahwa pembangunan pagar untuk rusunawa diajukan Rp 500 juta. Rencananya, pagar tersebut berbentuk segi empat dengan satu pintu. “Pagar ini salah satunya untuk memberikan pengamanan bagi penghuni,” katanya. (bud/ric)