Temukan Orok Di Sungai

134

SALATIGA – Warga Dukuh Karangpete RT 14 RW 06, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Salatiga, Jumat (19/12) pagi, digemparkan oleh penemuan sesosok orok bayi yang mengambang di sungai. Orok bayi berkelamin perempuan itu diduga hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang oleh ibunya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian pertama diketahui oleh Surono, warga setempat. Pagi itu Surono pulang dari mengantarkan anaknya sekolah. Saat melintas di atas jembatan Kalisombo, secara tak sengaja ia melihat sesosok benda yang mirip dengan bayi. Karena penasaran, ia pun mengamatinya dengan seksama dan ternyata benar, yang dilihatnya itu orok bayi.

Ia pun langsung memberitahukan hal ini kepada warga. Tak lama berselang, belasan warga langsung mengejar orok yang hanyut di sungai kecil di tengah kampung. Sekitar 500 meter dari jembatan Kalisombo, orok berhasil diamankan oleh Mulyono, warga yang rumahnya dekat sungai.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Salatiga. Tak lama berselang sejumlah petugas yang dipimpin Wakapolres Kompol Iwan Irmawan didampingi Kasatreskrim AKP Dita datang ke lokasi. Tim medis dari Puskesmas Sidorejo Kidul juga datang ke lokasi untuk melakukan visum.

Dari hasil visum yang dilakukan dokter Wahyu Dwi Saptono, diperkirakan orok bayi itu berumur enam bulan kandungan dan sudah dikeluarkan dari rahim sekitar tiga hari.” Fisik bayi sudah utuh tapi belum sempurna, jadi umurnya sekitar enam bulan dan melihat kondisi orok, sudah keluar ( meninggal) sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” ujarnya. Dari hasil pemeriksaan, panjang orok bayi kurang lebih 20 cm dan beratnya sekitar 0.5 Kg dan berkelamin perempuan.

Wakapolres Salatiga Kompol Iwan Irmawan dikonfirmasi mengenai kasus penemuan orok bayi ini menyatakan masih dalam penyelidikan petugas. Petugas akan meminta keterangan dari sejumlah saksi.” Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa ibu dari si bayi itu,” ujarnya. (sas/zal)