Siapkan 75 Ha Untuk Pusat Olahraga

130

DEMAK- Pemkab Demak kini terus berupaya untuk membangun pusat olahraga di Desa Donorojo, Kecamatan Demak Kota. Namun, upaya itu hingga kini masih terkendala lahan yang ditargetkan mencapai seluas 75 hektare. Rencana pembangunan itu masih terhenti pada proses Detail Engineering Design (DED).

Karena itu, KONI Demak berharap pusat olahraga tersebut bisa terwujud secepatnya. Hal ini disampaikan Ketua KONI Demak Prajitno yang baru terpilih untuk kali kedua dalam Musorkab yang berlangsung di gedung IHM, Domenggalan, Kelurahan Kadilangu, kemarin. Hadir dalam acara ini Wabup Harwanto dan Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin.

Menurutnya, untuk membangun pusat olahraga itu dibutuhkan komitmen bersama antara eksekutif maupun legislatif. Sebab, pembiayaan pembangunan itu tidak lepas dari urun tangan pemerintah. Dengan adanya pusat olahraga itu berbagai cabang olahraga bisa dilakukan secara indoor. Baik sepakbola, voli atau yang lainnya.

Dia menambahkan, pada 2015 nanti, KONI Demak mendapatkan bantuan anggaran dana hibah sebesar Rp 2 miliar. Dana itu untuk melakukan berbagai kegiatan keolahragaan termasuk untuk menutup pembiayaan kegiatam sebelumnya. Diantaranya, saat penyelenggaraan sepakbola Piala Suratin pada Mei 2014 lalu. Saat itu tim sepakbola PSD hanya mampu masuk babak penyisihan. “Kita berharap, perhatian pemerintah terkait pengembangan cabang olahraga ini terus ditingkatkan. Sejauh ini, perhatian pada satu bidang saja masih sedikit sekali. Selain itu, dari sisi bantuan dana juga masih belum signifikan,” kata Mantan Direktur PDAM Demak ini.

Menurutnya, untuk menghadapi Porprov, KONI belum bisa memberikan bonus pada atlet yang juara. Sebab, hingga kini masih menanggung beban yang besar, utamanya dalam pendanaan.

Sementara itu, dalam Musorkab itu, Prajitno terpilih secara voting. Dari 30 suara yang ada, ia memperoleh 23 suara. Sedangkan, pesaingnya Edy Sayudi mendapatkan 6 suara dan 1 suara abstain. Mereka yang mempunyai hak pilih adalah Pengkab Cabor, KONI Kabupaten dan KONI Provinsi Jateng. “Dalam kepengurusan KONI yang baru periode 2015-2019 ini nanti harus mendapatkan persetujuan bupati dan ketua DPRD. Ini permintaan KONI Jateng. Dengan begitu, akan ada komitmen yang jelas pemerintah dalam mendukung olahraga di Demak ini,” ujar Prajitno. (hib/ric)