Ratusan Ribu Warga Masih Miskin

133

MUNGKID– Pemerintah Kabupaten Magelang tahun ini telah menganggarkan Rp 2,1 miliar untuk menyusun program pengentasan kemiskinan. Namun, hingga akhir tahun diperkirakan masih ada ratusan ribu warga miskin di wilayah ini.

“Sesuai Peraturan Daerah No 5 Tahun 2008 tentang Penanggulangan Kemiskinan maka pada tahun 2014 ini telah dianggarkan Rp 21 miliar atau sebesar kurang lebih 2,5 dari total APBD,” kata Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin saat Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2014 di ruang Bina Rapat Bina Praja, pekan lalu.

Jumlah anggaran itu, kata dia, meningkat dibanding tahun 2013. Dimana dianggarkan Rp 16,9 miliar atau sebesar 2,6 persen.

Menurut wabup, masalah kemiskinan merupakan masalah yang dinamis. Berdasarkan data survei sosial dan ekonomi nasional (susenas) tahun 2013 di Kabupaten Magelang, masih terdapat 171.000 jiwa yang masih hidup berada di bawah garis kemiskinan.

Pemkab akan membuat program untuk mendorong masyarakat Kabupaten Magelang menciptakan pekerjaannya sendiri. Baik dari sektor perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, dan sektor lainnya. “Maka diperkirakan dalam 5-10 tahun mendatang angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Magelang semakin berkurang,” harap dia.

Program ini, katanya, dinilai telah berhasil. Pada 2013 terjadi penurunan jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Magelang menjadi sebesar 13,96 persen. “Hal ini perlu disyukuri, karena target yang telah ditetapkan dalam RPJMD tahun 2009-2014 telah tercapai, dari target pengurangan kemiskinan sebesar 11 – 13 persen,” ujar Zaenal.

Anggota DPRD Kabupaten Magelang Hibatun Wafiroh berharap program pemerintah ini belum mampu menyentuh langsung ke masyarakat. Karena banyak yang belum menerima mafaaat secara langsung. “Harus ada program yang jelas dengan indikator yang terukur. Baru bisa menilai program ini berhasil,” kata politisi PKB ini. (vie/ton)