Menarik bagi Investor

116

SEMARANG – Jawa Tengah termasuk kota Semarang kian menarik bagi para investor. Ketersediaan lahan, tenaga kerja serta infrastruktur yang kian memadai untuk sector industri dan lainnya menjadi daya tarik investasi.

“Jawa Tengah masih cukup banyak lahan dan tenaga kerja untuk bidang industri. Karena itu kami menyambut baik investor yang menanamkan modal mereka di Jateng,” ujar Kepala Disperindag Jateng Edison P Ambarura di sela peresmian pabrik aki PT GS Battery di kawasan industri Bumi Semarang Baru, beberapa waktu lalu.

Pembangunan pabrik di kawasan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Semarang. Tidak hanya perekrutan tenagakerja tetapi juga berkontribusi dan membina lingkungan melalui program-program yang ada. “Selain itu dengan operasional pabrik ini juga diharapkan dapat merangsang industri lain untuk menanamkan investasi di Semarang,” ujarnya.

Direktur Pemasaran dan Administrasi PT GS Battery Lusanti Verani mengatakan, permintaan aki otomotif dari pasar dalam maupun luarnegeri kian tahun kian meningkat. Karena itu pihaknya harus menambah kapasitas produk dengan membangun pabrik baru.

“Tiap tahun dua pabrik di Sunter Jakarta dan Karawang Jabar, dapat memproduksi hingga 4 juta aki mobil dan 14 juta aki motor. Kondisi itu tidak sebanding dengan permintaan pasar lokal ataupun luarnegeri yang terus bertambah setiaptahun,” ujarnya.

Olehkarenaitu, Perusahaan patungan antara PT Astra Otopart Tbk, GS Yuasa Corporation dan Toyota Tsusho Corporation itu mendirikan pabrik baru di kawasan industri BSB Semarang. Pabrik seluas 30.000 meter persegi tersebut, diinvestasikan dana sebesar Rp 150 miliar. “Dengan pabrik baru ini, kami menargetkan 2 juta aki mobil dan 3 juta aki motor, yang akan diproduksi oleh 500 orang pekerja di pabrik tersebut setiap tahunnya,” ujarLusanti. (dna/smu)