Wali Kota Janji Tidak Kecolongan Banjir

159
GENANGAN - Banjir beberapa waktu kemarin menyebabkan aktivitas masyarakat cukup terganggu. (Hanafi/radar semarang)
GENANGAN - Banjir beberapa waktu kemarin menyebabkan aktivitas masyarakat cukup terganggu. (Hanafi/radar semarang)
GENANGAN – Banjir beberapa waktu kemarin menyebabkan aktivitas masyarakat cukup terganggu. (Hanafi/radar semarang)

PEKALONGAN- Wali Kota Pekalongan, M Basyir Ahmad, berjanji tidak akan kecolongan lagi terhadap bencana banjir yang pernah terjadi di Kota Pekalongan tahun kemarin. Pihaknya berencana mengaktifkan pompa-pompa agar air tak menggenangi Kota Pekalongan.

“Kami sadar harus mengantisipasi bencana banjir karena sampai Januari memasuki musim penghujan. Curah hujan juga masih cukup tinggi,” ucapnya di Balaikota kemarin. Meluapnya beberapa sungai termasuk Sungai Bremi dan Sungai Loji di Kota Pekalongan, membuat pihaknya terus melakukan antisipasi agar tidak terjadi banjir bandang. Diakui Basyir, yang kemarin pihaknya tidak menyangka sampai menyebabkan banjir di banyak titik..

“Sekarang, sungai tersebut sedang kami tangani agar tidak meluap saat musim penghujan ini. Kami sudah membuat sandaran atau tanggul serta melakukan pengerukan sampah dan pengendapan di sungai tersebut,” terangnya.

Termasuk di Sungai Loji, pihaknya terus melakukan pengerukan agar tidak meluap dan menyebabkan banjir di sekitar kota dan daerah pinggiran lainnya. “Selain pengerukan, kami juga melakukan pengambilan eceng gondok yang membuat sungai kotor,” ungkap Basyir.

Bahkan pihaknya segera mengaktifkan pompa-pompa air untuk mengantisipasi luapan air sungai yang masuk ke Kota Pekalongan. “Intinya kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk kerjasama. Untuk menjaga aliran sungai. Jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya. (han/ric)