Peminat LA Championship Membludak

190

SEMARANG – Peminat kejuaran kick boxing dan mix martial art bertajuk Lindu Aji Championship (LAC) XI tahun ini sangat luar biasa. Panitia cukup kewalahan menampung animo para atlet kick boxing dan tarung bebas dari seluruh Indonesia.

Ketua panitia pelaksana, Gunawan Wijaya, mengatakan sebenarnya panitia hanya menargetkan 20 partai, yang berarti 40 petarung saja yang akan tampil. Itu sesuai slot waktu yang disediakan panitia untuk menggelar event tahunan tersebut. Namun karena antusiasme peserta membludak, maka panitia terpaksa menampung hingga 60 petarung atau aka nada 30 partai yang bakal digelar. “Itupun, hingga sekarang (kemarin, Red), saya masih mendapat telepon dari para atlet untuk bisa tampil di LAC 2014 ini,” ujar Gunawan, sore kemarin.

LAC XI 2014 akan digeber Sabtu (27/12) mulai pukul 19.00 di Knights Stadium, Jalan Arteri, Semarang. Acara ini digelar untuk memperingati hari ulang tahun Yayasan Sosial Lindu Aji ke 12 dan ulang tahun pendiri Yayasan Sosial Lindu Aji Ikhwan Ubaidillah yang jatuh pada tanggal 30 Desember.

Gunawan memaparkan, ke-60 petarung ini datang dari sasana-sasana top di seluruh Indonesia, seperti BFC Bandung, BSA Tangerang, Real muaythai Jakarta, Schruder Salatiga, serta Helions Surabaya. Kota Semarang sendiri, ada Sasana Lindu Aji, Rambo, Inti Tektona, Naga Wulung dan Inti Tektona. “Mereka yang betarung dari berbagai disiplin ilmu bela diri seperti karate, wushu, gulat, judo dan sebagainya,” paparnya.

Para juara PON, SEA Games bahkan beberapa atlet yang pernah tarung di kejuaraan-kejuaraan bergengsi kelas dunia juga tampil. Seperti Suryanto, Frans CY dan Catur T (Lindu Aji Semarang), Yusuf Susilo (Schruder Salatiga), Wasith Aulawi (Rambo Semarang), serta masih banyak lagi.

LAC XI 2014 akan mempertandingkan 29 kelas kick boxing serta 1 kelas MMA (Mix Martial Art). Kick boxing, hanya bertanding atas mengandalkan pukulan dna tendangan. Sementara MMA juga bermain bawah, seperti dengan kuncian-kuncian. “Hanya ada satu partai MMA yakni antara Mustadi (Tsunami Jakarta) melawan Sunoto (Arema Jakarta) yang bertanding di kelas 65 kg). Sementara kick boxing mempertandingkan kelas 51 kg hingga 80 kg+,” jelas Gunawan.

Sementara Ketua Panitia HUT Lindu Aji XII Tony Triyanto mengatakan, LAC menjadi puncak acara dari HUT Lindu Aji tahun ini. Sebelumnya, digelar berbagai kegiatan bakti sosial serta jalan sehat masal pada 21 Desember mendatang. “LAC bakal seru, karena semua petarung hebat di Indonesia tampil. Bisa disaksikan dengan harta tiket rata-rata Rp 50 ribu,” ujarnya. (smu)