Peduli Banjarnegara, Puluhan Janda Galang Dana

160
SERAHKAN BANTUAN : Pengguna jalan menyerahkan bantuan untuk korban bencana di Banjarnegara melalui puluhan janda Batang. (MAHFUDZ ALIMIN/RADARSEMARANG)
 SERAHKAN BANTUAN : Pengguna jalan menyerahkan bantuan untuk korban bencana di Banjarnegara melalui puluhan janda Batang. (MAHFUDZ ALIMIN/RADARSEMARANG)

SERAHKAN BANTUAN : Pengguna jalan menyerahkan bantuan untuk korban bencana di Banjarnegara melalui puluhan janda Batang. (MAHFUDZ ALIMIN/RADARSEMARANG)

BATANG-Puluhan ibu rumah tangga yang didominasi kaum janda, Rabu (17/12) lalu menggelar penggalangan dana untuk membantu korban bencana longsor di Banjarnegara. Penggalangan dana ini difokuskan di traffic light Alun-Alun Batang dan perempatan Jalan Gajah Mada Batang.

Puluhan wanita ini tergabung dari berbagai organisasi, mulai Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Rumah Rakyat, Pantas Rapi, serta Batang Peduli tersebut berjajar di pinggir jalan sambil membawa spanduk dan kardus bertuliskan Penggalangan Dana Peduli Korban Bencana Banjarnegara. Hal itu memantik kepedulian dan simpati para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.

Kartiningsih, 43, ketua Serikat PEKKA Batang menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar penggalangan dana tersebut hingga Minggu mendatang (21/12). Mengingat hari Selasa akan langsung dibelanjakan kebutuhan untuk selanjutnya disalurkan ke lokasi bencana. “Kami akan menyalurkan dalam bentuk barang yang dibutuhkan di lokasi bencana,” kata wanita berkerudung itu.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan posko di Banjarnegara. Sehingga bantuan tersebut akan tersalurkan sesuai sasaran yang diharapkan. “Kami sudah berkomunikasi dengan posko bencana yang ada disana. Sebelum kami belanjakan, kami minta rekomendasi apa yang harus dibelanjakan nanti,” jelasnya.

Sementara Koordinator Lapangan Penggalangan Dana, Jumirah, 25, mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya mengumpulkan dana, tapi juga mengumpulkan pakaian layak pakai yang kemudian disortir dan diklasifikasi sesuai kebutuhan para korban bencana.

“Sasaran kami adalah semua lapisan masyarakat. Makanya kami tidak hanya mengumpulkan dana, melainkan apapun bisa berupa pakaian pantas pakai, selimut, bahkan makanan instan,” katanya. (mg12/ida)