Kerugian Kebakaran Miliaran Rupiah

245
SELIDIKI: Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang saat memeriksa penyebab kebakaran delapan kios di komplek Pasar Sore Kaliwungu. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
 SELIDIKI: Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang saat memeriksa penyebab kebakaran delapan kios di komplek Pasar Sore Kaliwungu. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

SELIDIKI: Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang saat memeriksa penyebab kebakaran delapan kios di komplek Pasar Sore Kaliwungu. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL—Kebakaran yang melanda delapan rumah toko (ruko) di komplek Pasar Sore Kaliwungu mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah. Sebab rata-rata barang dagangan di delapan kios tersebut hangus dan tidak dapat diselamatkan.
Hingga Selasa (16/12) kemarin, penyebab kebakaran kios yang terjadi Minggu (14/12) malam itu masih diselidiki oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang. Faizah, pemilik kios parfum “Sumber Wangi” mengatakan saat kebakaran terjadi dirinya sudah tidak berada di lokasi. Sebab, kiosnya biasanya hanya buka sampai pukul 21.00 WIB. “Saya sendiri malah kaget saat mengatahui ada kebakaran. Sebab kios sudah saya tutup dan saya pulang ke rumah,” katanya.

Menurutnya, kebakaran tersebut mengakibatkan dirinya mengalami kerugian lebih dari Rp 1 miliar. Sebab, kios miliknya menjual sejumlah bahan parfum import yang harganya mencapai puluhan juta. “Selain itu pakaian Islami dengan harga yang mahal karena bermerek dan jumlahnya ratusan pakaian. Barang–barang tersebut habis terbakar,” tandasnya.
Sementara penyebab kebakaran masih dalam penelitian dan penyelidikan Tim Labfor Polri Cabang Semarang. Petugas labfor telah mengantongi sejumlah sampel serpihan puing-puing dari lokasi sumber api. Selain itu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), diantaranya memeriksa jenis kabel listrik, dan stop kontak. Selain itu, petugas juga melakukan pemetaan denah kios yang menjual parfum dan baju tersebut.

Wakapolsek Kaliwungu, Iptu Abdullah Umar menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih belum bisa dipastikan. Sedikitnya membutuhkan waktu dua minggu untuk proses pemeriksaan di Labfor. “Kami masih menunggu hasil dari Labfor untuk mengetahui penyebab pastinya kebakaran,” ujarnya. Untuk kerugian, papar dia, diperkirakan miliaran rupiah. Sebab ada delapan kios yang terbakar, enam diantaranya ludes. “Kalau kios parfum saja merugi hingga satu miliar lebih, belum kios yang lain. Jadi, diperkirakan miliaran lebih,” tandasnya. (bud/ric)