BARUSARI – Aksi pengeroyokan menimpa seorang mahasiswa di sebuah rumah kos milik Waluyo di Jalan Talangsari Raya Nomor 44 Semarang, Selasa (16/12), sekitar pukul 00.15. Korban Ahmad Haryanto, 22, warga Jatihadi RT 02 RW 01, Sumber, Kabupaten Rembang.

Saat itu, Ahmad Haryanto sedang asyik menonton televisi di tempat kosnya. Tiba-tiba ia didatangi oleh sejumlah pemuda sembari menodongkan senjata tajam pisau. Diduga, para pelaku merupakan tetangga kamar kos di lokasi kejadian.

Korban mengalami luka sobek di jari tangan akibat menangkis sabetan pisau. Selain itu, korban mengalami bengkak di pipi kiri. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan seorang pemuda bernama Guntur ke Mapolrestabes Semarang.

”Tiba-tiba saya dikeroyok. Pelaku juga menodongkan pisau,” kata Haryanto saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Selasa (16/12).

Saat itu, korban bersama temannya, Haidar Ali, sedang menonton televisi di dalam kamar kos. Tak lama kemudian, korban didatangi oleh terlapor dan kawan-kawannya.

Tanpa diketahui alasan jelas, terlapor melakukan pengeroyokan terhadap korban. ”Mereka langsung mengeroyok tanpa alasan jelas,” kata Haryanto didampingi pemilik kos, Waluyo.

Para pelaku tanpa banyak omong langsung melakukan aksi pengeroyokan bersama-sama. Korban yang terkaget tak mampu berbuat apa-apa dan hanya bisa menangkis serangan itu sebisanya. ”Saya enggak tahu apa duduk persoalannya,” imbuhnya.

Aksi tersebut berhasil dilerai oleh sejumlah penghuni kos yang lain. Namun korban telah mengalami luka-luka. Tak terima dengan aksi terlapor dan teman-temannya tersebut, korban akhirnya melaporkan pengeroyokan tersebut di Mapolrestabes Semarang. Kasus ini masih diselidiki oleh tim Reskrim Porestabes Semarang. (amu/ida/ce1)