AKSI KEMANUSIAAN : Tim relawan dari RSI Kendal dan PD Muhammadiyah Kendal yang diberangkatkan ke Banjarnegara untuk membantu korban bencana alam tanah longsor. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
 AKSI KEMANUSIAAN : Tim relawan dari RSI Kendal dan PD Muhammadiyah Kendal yang diberangkatkan ke Banjarnegara untuk membantu korban bencana alam tanah longsor. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

AKSI KEMANUSIAAN : Tim relawan dari RSI Kendal dan PD Muhammadiyah Kendal yang diberangkatkan ke Banjarnegara untuk membantu korban bencana alam tanah longsor. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL—Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal dan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kendal memberangkatkan 20 relawan ke lokasi tanah longsor Banjarnegara. Tim terdiri dari dokter dan taruna siaga bencana untuk membantu warga yang menjadi korban bencana.

Selain relawan, PD Muhammadiyah juga memberikan sejumlah logistik untuk para pengungsi berupa keutuhan makanan dan minuman, selimut dan bahan bakar minyak (BBM) untuk membantu para korban bencana alam. Sebanyak 20 relawan yang dikirim berasal dari RSI Kendal yang sudah dilengkapi dengan peralatan medis agar dapat memberikan pertolongan pada korban. Sedangkan taruna siaga PD Muhammadiyah Kendal rencananya akan diikutkan membantu tim SAR untuk mencari korban yang masih tertimbun longsor.

Para relawan berangkat dengan menggunakan tiga ambulans dan empat mobil boks berisi logistik bantuan. “Rencananya tim medis dan relawan dari RSI ini akan ditugaskan selama tiga hari di lokasi longsor di Banjarnegara,” ujar Humas RSI Weleri Kendal, Farid Hermawan, Senin (15/12).

Selanjutnya, jika kondisi masih mengkhawatirkan maka relawan akan di gilir selama tiga hari sekali dengan relawan lainnya dari RSI Kendal maupun PD Muhammadiyah Kendal. “Selama disana, relawan akan mendirikan dapur umum untuk memasok makanan bagi pengungsi dan relawan lainnya di lokasi bencana,” tandasnya.

Farid menjelaskan pengiriman tim medis ini merupakan bentuk aksi kemanusiaan RSI Kendal kepada para korban bencana tanah longsor. “Sengaja dikirim pasca longsor untuk mengantisipasi penyebaran penyakit pasca bencana,” jelasnya.

Sebab pasti dengan keterbatasan dan kondisi korban, menurutnya akan mudah terserang penyakit. Selain itu, tim medis disana tidak hanya sebatas memberikan obat saja, tapi juga harus bisa memotivasi para korban agar bisa segera bangkit. “Tim medis akan bertugas membantu dan mengobati warga korban yang selamat dan di pengungsian,” tambahnya.

Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Muslim mengatakan tim yang di kirim sudah di bekali sarana dan prasarana. Sehingga tidak akan mengalami kesulitan setelah sampai di lokasi. “Diharapkan semua tim bisa bekerja maksimal untuk meringankan beban para korban tanah longsor di Banjarnegara,” katanya. (bud/ric)