Semarang Dominasi Poomsae

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

 TERBANG: Atraksi para taekwondoin dari Kota Semarang dan Solo menghibur penonton saat pembukaan Kejurda Taekwdondo Senior Jateng, kemarin di GOR Sahabat, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

TERBANG: Atraksi para taekwondoin dari Kota Semarang dan Solo menghibur penonton saat pembukaan Kejurda Taekwdondo Senior Jateng, kemarin di GOR Sahabat, Semarang. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kejurda Senior Taekwondo Jateng, Kamis (11/12) kemarin, resmi digeber. Setelah dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah Budi Santoso pagi kemarin, 300 lebih taekwondoin dari 33 kota/kabupaten di Jateng langsung bersaing seru.

Hasil hari pertama kemarin, tuan rumah langsung bercokol di peringkat pertama hasil sementara. Kota Semarang berhasil meraih 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu, diikuti Kota Surakarta dengan perolehan 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara di peringkat tiga diduduki Kabupaten Banyumas dengan 1 emas dan 1 perak, disusul Kebumen dengan 1 medali emas.

Nomor Poomsae jadi ladang emas tim Kota Lunpia. Di tunggal putra, taekwondoin yang sudah digadang-gadang bakal menorehkan emas Adrian Setiaji sukses menunjukkan performa terbaiknya. Di poomsae tunggal putri, atlet Kota Semarang Mutiara Habiba tak terbendung.

Berjaya di Poomsae, Kota Semarang kemarin gagal merebut emas di nomor Kyorugi. Taekwondoin Aufaa Bagus harus puas dengan perunggu di kelas under 68 putra. Sedangkan medali perak didapatkan Dian Puspitasari di kelas under 62 putri.

Pelatih kyorughi Kota Semarang Andre Darwin masih optimistis meraih juara umum. Namun dia mengaku harus lebih matang mengatur strategi di hari kedua hari ini. “Minimal satu emas harus didapat agar bisa mencapai target juara umum,” katanya.

Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jateng Sudarsono Chandrawidjaja mengungkapkan, dari kejuaraan ini diharapkan akan muncul bibit-bibit baru taekwondo Jateng. Sehingga persaingan di Pelatda Taekwondo Jateng akan makin ketat dan berkualitas. “Dari kompetisi ini, kami akan memilih atlet terbaik untuk memenuhi kualias pelatda yang akan diproyeksikan pada pra PON Jabar 2015 mendatang. Di pra PON, kami targetkan meloloskan atlet sebanyak mungkin ke PON 2016 di Jabar,” katanya.

Pria yang akrab disapa Chandra ini mengingatkan, Desember nanti dojang taekwondo Jateng di Jatidiri telah rampung dibangun dan bisa digunakan untuk berlatih atlet Pelatda Jateng. “Kita harapkan juara-juara dari kejurda ini akan menempati dojang baru kita tersebut untuk persiapan ke pra PON. Dengan dojang baru, persiapan saya harapkan lebih optimal,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng Budi Santoso menuturkan, perkembangan taekwondo di Jateng mulai meroket di bawah kepemimpinan Sudarsono Chandrawidjaja. Olahraga taekwondo begitu bergairah ditandai banyaknya dojang-dojang hingga di tingkat kecamatan dan pelosok desa. “Semoga cabor ini mampu bersaing di PON Jabar 2016 mendatang,” harapnya. (mg16/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Kredit Pedagang Berpotensi Macet

SEMARANG - Terbakarnya Pasar Johar dan Pasar Yaik Semarang Sabtu (9/5) cukup melumpuhkan aktivitas perdagangan, khususnya di Kota Semarang. Sebab Pasar Johar dan Pasai...

Semarak Pesta Rakyat Semarang

Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang yang diselenggarakan di halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (14/5) malam, berlangsung meriah. Dimeriahkan artis nasional asal Semarang,...

Tingkatkan Kemampuan Bisnis Pengrajin

SEMARANG- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Semarang terus berupaya meningkatkan kemampuan bisnis pengrajin, serta menumbuhkan masyarakat cinta dan aktif dalam pengembangan kerajinan. Ketua Dekranasda...

Polres Salatiga Sita Ratusan Miras Oplosan

SALATIGA — Jajaran Polres Salatiga berhasil mengamankan minuman keras (miras) berbagai macam merek, Selasa malam (30/14). Dari operasi cipta kondisi tersebut tercatat Kecamatan Sidorejo...

More Articles Like This

- Advertisement -