JADI ARANG: Petugas PMK Kota Semarang saat menjinakkan api yang membakar kios dan gudang rosok di Terminal Terboyo kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
 JADI ARANG: Petugas PMK Kota Semarang saat menjinakkan api yang membakar kios dan gudang rosok di Terminal Terboyo kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

JADI ARANG: Petugas PMK Kota Semarang saat menjinakkan api yang membakar kios dan gudang rosok di Terminal Terboyo kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

TERBOYO – Si jago merah melalap tiga kios dan sebuah gudang rosok di kawasan Terminal Terboyo Semarang, Kamis pagi (11/12). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.30 tersebut. Namun pemilik kios dan gudang rosok menderita kerugian puluhan juta rupiah.

Saksi mata, Eman, 32, mengatakan, saat terjadi kebakaran, dia sedang berada di dalam gudang rosok. “Saya melihat asap dari bagian belakang kios,” kata salah seorang pekerja gudang rosok saat ditemui Radar Semarang di lokasi kejadian.

Eman panik saat mendapati asap hitam di belakang kios mulai menyeruak. Ia bergegas membuka pintu belakang untuk memastikan apa yang terjadi. “Namun api sudah membesar dengan cepat,” ujarnya.

Ia pun berteriak meminta pertolongan warga untuk mematikan api menggunakan alat seadanya. Namun api yang telah menjilat-jilat malah menyambar kios lain. “Di sebelahnya ada tiga kios penjual nasi yang posisinya berdempetan,” katanya.

Cepatnya kobaran api membuat para pemilik kios tak sempat menyelamatkan barang berharga miliknya. “Kami langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tetapi api terus membesar,” ujarnya.

Tak lama setelah mendapat laporan, petugas Dinas Kebakaran Kota Semarang tiba di lokasi kejadian dengan menerjunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Meski api berhasil dipadamkan, tapi sudah telanjur melumat tiga kios dan satu gudang rosok tersebut.

Kepala Bidang Operasional dan Pengendalian Dinas Kebakaran Kota Semarang, Sumarsono mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Namun ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi api berasal dari gudang rosok. “Tidak ada saluran listrik di dalam gudang rosok yang berisi sejumlah kardus dan botol plastik,” katanya.

Aparat kepolisian Polsek Genuk yang tiba di lokasi kejadian juga belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut. (mg5/aro)