Dua Pemakai Sabu Dibekuk

143
KAMBUH LAGI: Ari Prayogo dan Anwari Rhomdoni ditangkap ppolisi karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu. (ABAZ ZAHROTIEN/RADAR KEDU)
KAMBUH LAGI: Ari Prayogo dan Anwari Rhomdoni ditangkap ppolisi karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu. (ABAZ ZAHROTIEN/RADAR KEDU)
KAMBUH LAGI: Ari Prayogo dan Anwari Rhomdoni ditangkap ppolisi karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu. (ABAZ ZAHROTIEN/RADAR KEDU)

TEMANGGUNG—Dua pemakai narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Temanggung digulung petugas Satresnarkoba Polres Temanggung. Mereka sudah menjadi incaran korps Bhayangkara dalam beberapa waktu terakhir.

Kedua tersangka yang dibekuk adalah Ari Prayogo alias Epet, 35 warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Temanggung dan Anwari Rhomdoni, 35, warga Kelurahan Jampiroso, Kecamatan Temanggung. Keduanya ditangkap di rumah kontrakan milik Epet di Perumahan Sukosari, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Temanggung.

“Mereka kami tangkap setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah tersebut disinyalir ada pelaku yang sering menggunakan atau mengedarkan sabu-sabu,” kata Kasat Narkoba Polres Temanggung, AKP Ari Sulistyawan, Kamis (11/12).

Saat digerebek petugas menemukan paket sabu yang ditaruh di antara sofa dan sebuah alat hisap. “Sementara ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mereka hanya sebagai penguna apa juga sebagai pengedar,” katanya.

Polisi mengamankan alat bukti berupa dua paket sabu-sabu, dua buah telepon seluler, dan sebuah alat hisap. Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Tersangka Epet mengaku sebenarnya sudah lama tidak menggunakan sabu-sabu, tetapi sekitar dua bulan terakhir kambuh lagi. Awalnya, ia menggunakan sabu-sabu saat menjalani pendidikan di Jogjakarta. “Sebelumnya saya pernah menggunakan sabu waktu kuliah di Jogjakarta, setelah itu sekitar lima tahun sudah berhenti, tetapi akhir-akhir ini kambuh lagi,” tandasnya. (zah/ton)