Kejati Jateng segera Tahan Bupati Sragen

141
Agus Fatchurrahman. (IST)
Agus Fatchurrahman. (IST)
Agus Fatchurrahman. (IST)

PLEBURAN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng menyatakan masih menunggu hasil penyidikan terhadap Bupati Sragen Agus Fatchurrahman sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Sebab, perkara tersebut masih ditangani penyidik Polda Jateng setelah sebelumnya dikembalikan untuk dilengkapi.

“Jika bukti-bukti dari Polda Jateng sudah dinyatakan lengkap akan kami tindak lanjuti. Tidak menutup kemungkinan dilakukan penahanan,” ungkap Kepala Kejati Jateng Hartadi saat jumpa pers dengan wartawan, Selasa (9/12).

Dijelaskan, sebelumnya Agus dijerat penyidik Polda Jateng dengan sangkaan tindak pidana umum melanggar pasal 375 KUHP tentang penipuan. Namun oleh kejati kemudian diberi petunjuk untuk menambah sangkaan tindak pidana korupsi. Dalam hal ini, yang bersangkutan dikenai pasal tentang gratifikasi karena saat menerima uang adalah sebagai penyelenggara negara.

“Sampai sekarang berkasnya masih P18, P19 (belum lengkap) dan dikembalikan dari Polda Jateng,” katanya.

Seperti diketahui pada 7 Maret 2013 lalu, Agus Fatchurrahman dilaporkan Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukoharjo Agus Bambang Haryanto ke Polda Jateng. Laporan tersebut terkait kekecewaan Bambang karena batal menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen sebagaimana yang dijanjikan Agus.

Bambang mengaku sudah memberikan uang Rp 800 juta sebagai bentuk bantuan untuk pemenangan Agus pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2011. Padahal uang tersebut merupakan hasil penjualan tanah dan rumah di Semarang. Hingga Agus dilantik sebagai bupati periode 2011-2016, janji tersebut tidak terealisasi. Pada saat Bambang menagih janji Agus, justru Agus mengembalikan uang Rp 750 juta kepada Bambang. Merasa ditipu, Bambang kemudian melaporkannya ke Polda Jateng. Agus ditetapkan sebagai tersangka pada 6 Desember 2013. (fai/aro)