BARUSARI – Perkenalan Dian Pratiwi, 43, warga Jalan Menoreh, Sampangan, Gajahmungkur, Semarang, dengan seorang pria ternyata berbuah apes. Bagaimana tidak, pria yang dikenalkan oleh temannya itu justru memukuli dan merampas sepeda motor milik Dian. Akibatnya, Dian harus mengalami luka memar di bagian wajah. Selain itu, sepeda motor Honda H 5774 AKG milik Dian juga raib dibawa kabur pelaku. Nasib apes itu dialami Dian Selasa (9/12) sekitar pukul 20.30, di depan gudang rongsokan, Jalan Petek, Semarang Utara.

Kejadian itu bermula saat Dian mendapat pesan singkat melalui handphone dari Agus. Dalam pesan singkat itu, Dian diminta untuk datang ke Hotel Oewasia Jalan Imam Bonjol, Semarang Utara. Di tempat itulah, Dian dikenalkan dengan seorang pria.

“Baru kenal. Saya dikenalkan sama teman saya, Agus. Orang yang dikenalkan ke saya itu sok keren dan sok kenal,” ujar Dian saat melaporkan kejadian yang menimpanya di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/12).

Usai perkenalan itu, terlapor yang sok kenal kemudian meminta Dian untuk mengantar membeli minuman keras (miras) jenis ciu. Dian yang percaya lantaran terlapor dikenalnya melalui Agus tidak menolak permintaan itu. Keduanya kemudian pergi berboncengan ke arah barat atau Stasiun Poncol.

“Berangkatnya berdua. Tapi di tengah jalan dia (terlapor, Red) tiba-tiba berbelok ke Jalan Petek. Lalu saya dipukuli dengan tangan kosong di bagian wajah,” terangnya.

Spontan pukulan itu membuat korban terkejut. Ia berusaha menghindar dan melarikan diri. Tapi, sayang usahanya tidak membuahkan hasil. “Pas dipukul itu saya baru sadar kalau pria itu mau berbuat jahat. Saya tidak biaa melawan dan pasrah saat motor dibawa kabur. Saya sendiri ditinggal di lokasi,” papar Dian.

Setelah kejadian itu, Dian berusaha mencari terlapor dengan menanyakan keberadaannya kepada Agus. Begitu halnya dengan kejadian menimpanya. Tapi, jawaban Agus tidak membuat Dian puas lantaran Agus menyatakan tidak tahu-menahu tentang aksi kejahatan yang dilakukan oleh temannya. Dian yang sudah kesal akhirnya melapor ke Mapolrestabes Semarang. (har/aro)