PEMBINAAN: Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho menyerahkan buku pintar kepada personel Babinkamtibmas di Mapolres Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Radar Semarang)
 PEMBINAAN: Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho menyerahkan buku pintar kepada personel Babinkamtibmas di Mapolres Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Radar Semarang)

PEMBINAAN: Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho menyerahkan buku pintar kepada personel Babinkamtibmas di Mapolres Demak, kemarin. (Wahib Pribadi/Radar Semarang)

DEMAK – Polres Demak membagikan buku pintar untuk personel Babinkamtibmas. Buku pedoman yang berisi teknis dan taktis penanganan persoalan yang terjadi ditengah masyarakat, termasuk faktor penyebab dan penyelesaian masalah yang ada tersebut.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho mengungkapkan, dengan adanya buku pintar itu, aparat Babinkamtibmas bisa tahu persis bagaimana mengambil langkah yang harus dilakukan. “Babin harus tahu betul karena merekalah yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Ini se kaligus menghadirkan negara di tengah masyarakat. Jangan sampai alat negara lemah,” katanya didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni.

Kapolres menambahkan, Demak termasuk 5 tertinggi se-Jateng kasus kriminalitasnya, utamanya di wilayah Kecamatan Mranggen dan Sayung. Menurut kapolres, Babinkamtibmas dalam menjalankan tugasnya bisa bekerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Apalagi, setiap desa telah ada Babinnya. “Kita prioritaskan desa pantauan dan desa sentuhan. Dua kategori desa ini menjadi perhatian karena biasanya kerap terjadi kasus kriminalitas,” jelasnya. (hib/smu)