GUBERNURAN – Sebelas partai politik (Parpol) pada 2014 mendapat bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Jateng. Untuk 11 parpol tersebut, total dana yang dikucurkan pemprov mencapai Rp 1.907.667.000,00. Bankeu untuk parpol itu terlihat dalam lampiran V Pergub No 56 tanggal 1 September tentang Penjabaran Perubahan APBD Jateng 2014 halaman 362. Di mana 11 parpol mendapat bankeu berdasarkan perolehan suara pada saat pemilu.

Berdasar buku APBD tersebut, parpol paling banyak penerima bankeu adalah PDI Perjuangan. PDIP yang memperoleh 3.438.306 suara memperoleh bankeu Rp 516.012.000. Partai Demokrat yang memperoleh 2.355.620 suara, mendapatkan bankeu Rp 267.547.000. Partai Golkar yang memperoleh 1.727.256 suara mendapatkan Rp 231.453.000.

PKB yang memperoleh 1.174.665 suara mendapatkan Rp 157.406.000. PKS dengan 1.075.378 suara memperoleh Rp 147.324.000. PAN dengan 1.004.269 suara mendapatkan bankeu Rp 141.836.000. Disusul PPP dengan 929.661 suara memperoleh bankeu Rp 124.575.000. Partai Gerindra yang memperoleh 800.9959 suara dapat bankeu Rp 107.329.000. Partai Hanura dapat 462.918 suara mendapatkan bankeu Rp 41.354.000.

Partai Nasdem dengan perolehan suara 762.984 mendapat bankeu Rp 34.080.000. Terakhir adalah Partai Kebangkitan Nasional Ulama yang memperoleh 36.787.000 suara, mendapatkan bankeu Rp 24.525.000.

Anggota FPKS Ikhsan Mustofa saat dikonfirmasi membenarkan adanya bantuan keuangan kepada parpol. Bantuan itu dihitung berdasarkan perolehan suara pada saat pemilu lalu. “Tapi saya tidak tahu persis nominal yang didapat partai mas,”akunya.
Bantuan keuangan pada partai itu sudah dicairkan oleh masing-masing parpol. Di mana pencairannya dalam dua tahap.(udi/aro)