OPTIMIS: Tim sepak bola Jateng siap mengambl poin penuh saat laga pertama melawan Lampung. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
OPTIMIS: Tim sepak bola Jateng siap mengambl poin penuh saat laga pertama melawan Lampung. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
OPTIMIS: Tim sepak bola Jateng siap mengambl poin penuh saat laga pertama melawan Lampung. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)

SURABAYA – Tim sepak bola Jateng memutuskan untuk tidak menambah kuota pemain mereka yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang saat ini digelar di Surabaya, Jawa Timur.

Kesempatan untuk menambah kuota pemain sebenarnya ada lantaran dalam rapat bersama cabor tersebut Sabtu (6/12) petang diputuskan bahwa kuota maksimal pemain sepak bola yang semula 18 pemain menjadi 20 pemain. “Itu keputusan bersama semua kontingen dalam rapat kemarin. Jadi setiap daerah diperbolehkan menambah hingga maksimal 20 pemain. Tapi penambahan itu batas akhirnya sampai sebelum babak delapan besar, artinya di delapan besar, semi final dan final semua tim sudah tidak boleh menambah pemain,” kata asisten manajer tim Jateng, Putut Wibowo Adi.

Jateng sendiri kata Putut memutuskan untuk tidak memaksimalkan jumlah pemain sesuai kuota maksimal lantaran beberapa hal termasuk masalah non teknis seperti persiapan fasilitas terhadap tambahan dua pemain tersebut. “Dari sisi teknis, pelatih juga sepakat untuk tidak menambah karena secara tim persiapan kami sudah cukup matang jadi kalau nanti ada
tambahan mereka pastinya juga butuh adaptasi di dalam tim,” tegas Putut.

Sementara dari hasil drawing cabor sepak bola yang digelar di Hotel Satelit Surabaya Minggu (7/12) petang kemarin, Jateng akan menghadapi laga penyisihan Grup B yang pertama menghadapi Lampung siang (8/12) ini di Stadion Jenggolo, Sidoarjo. Setelah itu, Kamis (11/12)
mendatang, Riky Julian dkk akan menghadapai kontestan Grup B lainnya yaitu Kalimantan Selatan di tempat yang sama.

Juru ramu Jateng, Ashadi berharap anak-anak asuhnya mampu tampil lepas di laga perdana siang nanti. selain itu, pihaknya juga menginstruksikan kepada timnya untuk memburu gol cepat melawan Lampung. “Raihan gol menjadi penting bagi kami untuk memenuhi target lolos ke babak selanjutnya. Makanya kami berharap anak-anak bisa langsung tampil menekan sejak babak pertama,” tutur Ashadi kemarin.

Mengenai karakter lawan sendiri, pelatih PPLP Jateng tersebut sedikit banyak juga sudah memahami karakter permainan Lampung,”Beberapa kali kami bertemu tim Lampung di event Nasional, secara materi memang berbeda tapi kalau karakter permainan saya kira akan sama,” terangnya. (bas/zal)