Fasilitas Kaum Difabel Masih Minim

122

UNGARAN- Perhatian Pemkab Semarang terhadap kaum difabel masih kurang. Terbukti, masih banyak fasilitas umum yang belum berpihak pada kaum berkebutuhan khusus. Mulai di perkantoran hingga fasum (fasilitas umum) lainnya.

Menurut Pembina Difabel Center Kabupaten Semarang, Zainal Abidin, sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Semarang belum menyediakan sarana dan prasarana bagi penyayang cacat. Zainal mencontohkan seperti di trotoar yang konstruksinya masih belum berpihak pada penyayang cacat. Zainal meminta Pemkab segera melengkapi fasilitas tersebut.

“Saya lihat di sini masih banyak perkantoran dan fasilitas umum yang belum melengkapi untuk kaum penyandang cacat. Semestinya kantor untuk pelayanan umum seperti Dispendukcapil, kantor bupati, dan kecamatan dilengkapi untuk penyandang cacat,” tutur Zainal, kemarin.

Menanggapi hal itu, Bupati Semarang, Mundjirin mengatakan, saat ini Pemkab Semarang sudah mulai melakukan pembangunan yang berpihak pada kaum difabel. Seperti pembangunan trotoar yang langsam, serta jalan khusus untuk kaum difabel di area publik seperti di alun-alun Bung Karno, Ungaran Timur.”Saat ini perkantoran belum, baru akan pengajuan anggaran untuk pengadaan lift untuk memudahkan kaum difabel,” tuturnya. (tyo/zal)