Bantuan Gizi Ibu Melahirkan

207
SEHAT - Wakil Wali Kota Muh Haris menyerahkan secara simbolis bantuan tambahan gizi kepada ibu pasca melahirkan di rumdin wali kota, kemarin pagi. (Dhinar Sasongko /Radar Semarang)
 SEHAT - Wakil Wali Kota Muh Haris menyerahkan secara simbolis bantuan tambahan gizi kepada ibu pasca melahirkan di rumdin wali kota, kemarin pagi. (Dhinar Sasongko /Radar Semarang)

SEHAT – Wakil Wali Kota Muh Haris menyerahkan secara simbolis bantuan tambahan gizi kepada ibu pasca melahirkan di rumdin wali kota, kemarin pagi. (Dhinar Sasongko /Radar Semarang)

SALATIGA – Sebanyak 30 ibu tidak mampu yang usai melahirkan mendapatkan bantuan tambahan gizi oleh Pemkot, kemarin (4/12). Bantuan secara simbolis diserahkan Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris di rumdin wali kota.

Dalam sambutannya, Wawali Muh Haris mengingatkan ibu – ibu akan pentingnya pemberian asi eksklusif. “Bantuan ini kita jadikan stimulan atau motivasi untuk memberikan asi eksklusif. Asi merupakan makanan terbaik bagi bayi yang tak tergantikan oleh jenis makanan apapun. Proses menyusui juga merupakan komunikasi antara hati ibu dengan bayi sehingga akan membuat hubungan antara ibu dan bayi lebih dekat,” jelas Haris.

Kagiatan yang difasilitasi Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (Bapermasper KB) Kota Salatiga ini bertujuan mengantisipasi kekurangan gizi pada ibu pasca melahirkan yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Bapermasper KB, Agus Wibowo memberikan rincian bantuan bahwa setiap ibu mendapatkan 15 kg beras, 5 kg kacang hijau, 5 kg gula pasir, 1 kaleng biscuit serta gula jawa. “Kami berharap supaya tahun depan dapat lebih ditingkatkan baik dari kualitas maupun kuantitas,” harap Agus Wibowo.(sas/zal)